<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<atom:link href="https://tasikmalayahitz.com/category/lifestyle/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<description>Info Tasikmalaya Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2026 11:33:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://tasikmalayahitz.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-Logo-Tasikmalaya-hitz-32x32.png</url>
	<title>Kesehatan &#8211; TasikmalayaHitz</title>
	<link>https://tasikmalayahitz.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab Pangandaran Tingkatkan Insentif Kader Posyandu, Pelayanan Kesehatan Desa Diperkuat</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pemkab-pangandaran-tingkatkan-insentif-kader-posyandu-pelayanan-kesehatan-desa-diperkuat/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pemkab-pangandaran-tingkatkan-insentif-kader-posyandu-pelayanan-kesehatan-desa-diperkuat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:33:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[KaderPosyandu]]></category>
		<category><![CDATA[PemkabPangandaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5669</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Pangandaran &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran terus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Pangandaran </strong>&#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat desa melalui pembinaan kader Posyandu yang dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan. Selain meningkatkan kapasitas para kader, pemerintah daerah juga mengumumkan kenaikan insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.</p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="518" data-end="859">Mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7), pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Pangandaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar. Para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat dibekali penguatan kapasitas agar mampu menjalankan tugas secara lebih optimal.</p>
<p data-start="861" data-end="1186">Kegiatan pembinaan dimulai di Desa Mangunjaya, kemudian berlanjut ke Desa Karangmulya dan Desa Karangsari pada Kamis (9/7). Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Desa Cibuluh dan Desa Cintaratu pada Jumat (10/7). Program ini akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Pangandaran mendapatkan pembinaan serupa.</p>
<p data-start="861" data-end="1186"><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/apoteker-rsud-pandega-pangandaran-ingatkan-bahaya-konsumsi-obat-tanpa-resep/">Apoteker RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Resep</a></strong></p>
<p data-start="1188" data-end="1457">Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh peran aktif masyarakat, termasuk para kader Posyandu yang setiap hari bersentuhan langsung dengan warga.</p>
<p data-start="1188" data-end="1457">&#8220;Kader Posyandu dinilai memiliki peran krusial, karena bersentuhan langsung dan paling memahami kondisi riil masyarakat di lapangan,&#8221; ujar Citra seperti mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7).</p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="1666" data-end="1980">Menurutnya, kader Posyandu menjadi pihak yang paling mengetahui kondisi kesehatan masyarakat di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat penting dalam mendukung berbagai program kesehatan pemerintah, mulai dari pelayanan ibu dan anak, pemantauan balita, hingga upaya pencegahan stunting.</p>
<p data-start="1982" data-end="2232">Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para kader, Pemkab Pangandaran memutuskan untuk meningkatkan insentif kader Posyandu. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus mendorong kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.</p>
<p data-start="2234" data-end="2432">Selain memberikan peningkatan kesejahteraan, pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan para kader agar setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.</p>
<p data-start="2234" data-end="2432">&#8220;Kami membuka ruang komunikasi selebar-lebarnya. Para kader diimbau untuk tidak ragu melaporkan kendala di lapangan atau kebutuhan masyarakat. Baik itu melalui jalur formal seperti camat dan kepala desa, maupun secara langsung via media sosial resmi,&#8221; tegas Citra seperti mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7).</p>
<p data-start="2234" data-end="2432"><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/hangout-campus-online-ubsi-tasikmalaya-bahas-pentingnya-merawat-kesehatan-jiwa-mahasiswa-bersama-ukm-badassalam/">Hangout Campus Online UBSI Tasikmalaya Bahas Pentingnya Merawat Kesehatan Jiwa Mahasiswa Bersama UKM Badassalam</a></strong></p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="2760" data-end="2974">Melalui komunikasi yang lebih terbuka, pemerintah berharap berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, dapat segera direspons sehingga pelayanan kepada warga menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.</p>
<p data-start="2976" data-end="3217">Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Dinas Sosial PMD, Kepala Dinas Kesehatan, para camat, kepala puskesmas, kepala desa, serta Ketua TP Posyandu tingkat kecamatan dan desa.</p>
<p data-start="3219" data-end="3465" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan insentif, Pemkab Pangandaran berharap kader Posyandu semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya sehingga kualitas pelayanan kesehatan dasar di seluruh desa dapat terus meningkat.</p>
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-0" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-0" data-turn-id-container="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-0" data-testid="conversation-turn-126" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)" aria-hidden="true"></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pemkab-pangandaran-tingkatkan-insentif-kader-posyandu-pelayanan-kesehatan-desa-diperkuat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ampuh Atasi Overthinking, Ini 7 Gerakan Yoga Sederhana agar Tidur Lebih Nyenyak</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/ampuh-atasi-overthinking-ini-7-gerakan-yoga-sederhana-agar-tidur-lebih-nyenyak/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/ampuh-atasi-overthinking-ini-7-gerakan-yoga-sederhana-agar-tidur-lebih-nyenyak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[AtasiOverthingking]]></category>
		<category><![CDATA[YogaSederhana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5629</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Jakarta &#8211; Overthinking menjadi salah satu penyebab banyak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Jakarta </strong>&#8211; Overthinking menjadi salah satu penyebab banyak orang mengalami kesulitan tidur di malam hari. Salah satu cara yang dapat membantu tubuh dan pikiran lebih rileks adalah dengan melakukan yoga sebelum tidur. Selain membantu mengurangi stres, yoga juga dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur jika dilakukan secara rutin.</p>
<p data-start="4057" data-end="4446" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Berdasarkan survei nasional yang dipublikasikan National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) pada 2015, lebih dari 55 persen orang yang rutin berlatih yoga mengaku kualitas tidurnya menjadi lebih baik. Sementara itu, lebih dari 85 persen responden menyatakan yoga membantu mengurangi tingkat stres.</p>
<p data-start="4057" data-end="4446" data-is-last-node="" data-is-only-node=""><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/gaya-hidup-praktis-ancam-kesehatan-gen-z-risiko-diabetes-hingga-gagal-ginjal-meningkat/">Gaya Hidup Praktis Ancam Kesehatan Gen Z, Risiko Diabetes hingga Gagal Ginjal Meningkat</a></strong></p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="741" data-end="1014">Dikutip dari detikHealth, penggunaan alat bantu seperti bolster (bantal yoga), selimut, atau yoga block dapat membuat tubuh lebih nyaman saat melakukan gerakan yoga. Dengan begitu, setiap pose dapat dipertahankan lebih lama sehingga tubuh semakin rileks selama latihan.</p>
<p data-start="1016" data-end="1376">Selain gerakan, teknik pernapasan juga memiliki peran penting dalam yoga. Salah satu teknik yang banyak digunakan adalah Ujjayi Breath atau Ocean Breath, yakni menarik napas dalam melalui hidung, kemudian mengembuskannya perlahan melalui hidung sambil sedikit menyempitkan bagian belakang tenggorokan hingga menghasilkan suara menyerupai deburan ombak.</p>
<p data-start="1016" data-end="1376">Terapis yoga di Duke Integrative Medicine, Carol Krucoff, menjelaskan bahwa latihan yoga sebelum tidur dapat memberikan efek relaksasi bagi tubuh maupun pikiran.</p>
<p data-start="1016" data-end="1376">&#8220;Di sinilah yoga sebelum tidur berperan. Gerakan fisiknya yang lembut sudah memberikan efek relaksasi. Selain itu, prinsip-prinsip yoga seperti rasa syukur, kasih sayang terhadap diri sendiri, dan rasa puas terhadap diri juga dapat memberikan efek menenangkan bila dipraktikkan sebelum tidur, sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur,&#8221; ujar Carol Krucoff, dikutip dari detikHealth.</p>
<p data-start="1016" data-end="1376"><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/sakit-kepala-tak-kunjung-sembuh-dokter-ingatkan-bisa-jadi-gejala-tumor-otak/">Sakit Kepala Tak Kunjung Sembuh? Dokter Ingatkan Bisa Jadi Gejala Tumor Otak</a></strong></p>
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="1939" data-end="2142">Ia menjelaskan, jika dilakukan secara rutin, yoga sebelum tidur dapat membantu meredakan ketegangan otot, mengurangi overthinking, sekaligus membuat tubuh lebih siap memasuki fase tidur yang berkualitas.</p>
<p data-start="2144" data-end="2402">Berikut tujuh gerakan yoga restoratif yang dianjurkan dilakukan sebelum tidur. Masing-masing gerakan dapat dipertahankan selama tiga hingga lima menit sambil menerapkan teknik Ocean Breath, kecuali pada Corpse Pose yang menggunakan pola napas normal.</p>
<p><strong>1. Wide-Knee Child&#8217;s Pose (Balasana)</strong></p>
<p>Gerakan ini membantu tubuh menjadi lebih rileks serta memberikan rasa tenang. Pose dilakukan dengan posisi berlutut, kedua lutut dibuka selebar pinggul, kemudian tubuh diturunkan hingga dada bertumpu di atas paha sambil mengatur napas perlahan.</p>
<p><strong>2. Standing Forward Bend (Uttanasana)</strong></p>
<p>Pose membungkuk ke depan ini membantu meregangkan otot paha belakang, betis, pinggul, serta mengurangi ketegangan pada leher dan bahu. Gerakan dilakukan secara perlahan tanpa memaksakan tangan menyentuh lantai.</p>
<p><strong>3. Standing Half Forward Bend (Ardha Uttanasana) di Dinding</strong></p>
<p>Gerakan ini merupakan variasi dari Standing Forward Bend dengan bantuan dinding. Posisi tubuh membentuk sudut sekitar 90 derajat atau menyerupai huruf L untuk membantu memanjangkan tulang belakang dan merilekskan otot.</p>
<p><strong>4. Reclining Bound Angle (Supta Baddha Konasana)</strong></p>
<p>Pose ini dilakukan dengan berbaring telentang sambil menyatukan telapak kaki dan membiarkan kedua lutut terbuka ke samping. Gerakan ini membantu mengurangi ketegangan pada area pinggul dan selangkangan.</p>
<p><strong>5. Legs Up the Wall Pose (Viparita Karani)</strong></p>
<p>Gerakan sederhana ini dilakukan dengan mengangkat kedua kaki hingga menempel pada dinding. Pose ini bermanfaat membantu melancarkan sirkulasi darah, terutama setelah seseorang banyak berdiri atau beraktivitas sepanjang hari.</p>
<p><strong>6. Corpse Pose (Savasana)</strong></p>
<p>Sebagai pose penutup dalam yoga, Savasana dilakukan dengan berbaring telentang, merilekskan seluruh tubuh, dan membiarkan napas mengalir secara alami tanpa teknik khusus.</p>
<p><strong>7. Legs on a Chair Pose</strong></p>
<div class="qMYqUG_convSearchResultHighlightRoot">
<div class="" data-turn-id-container="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-8" data-is-intersecting="true">
<section class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none has-data-writing-block:pointer-events-none [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto R6Vx5W_threadScrollVars scroll-mb-[calc(var(--scroll-root-safe-area-inset-bottom,0px)+var(--thread-response-height))] scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" data-turn-id="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-8" data-turn-id-container="request-6a321651-391c-83ec-8101-a62dd90a9f0a-8" data-testid="conversation-turn-124" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" data-conversation-screenshot-content="">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="e895ef5f-7322-4c2e-8ff4-df6548c93793" data-message-model-slug="gpt-5-5" data-turn-start-message="true">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling">
<p class="PDq2pG_selectionAnchorContainer" data-start="3989" data-end="4207">Gerakan ini menjadi alternatif bagi orang yang kesulitan melakukan Legs Up the Wall Pose. Kedua betis diletakkan di atas kursi hingga membentuk sudut sekitar 90 derajat, sementara tubuh dibiarkan rileks di atas matras.</p>
<p data-start="4209" data-end="4622" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Melakukan latihan yoga secara konsisten sebelum tidur tidak hanya membantu mengurangi stres dan overthinking, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tidur sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun keesokan harinya. Namun, bagi seseorang yang memiliki cedera pada bagian tubuh tertentu atau kondisi medis khusus, disarankan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan latihan yoga.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
<div class="mt-3 w-full empty:hidden">
<div class="text-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</div>
</div>
<div class="pointer-events-none -mt-px h-px translate-y-(--scroll-root-safe-area-inset-bottom)" aria-hidden="true"></div>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/ampuh-atasi-overthinking-ini-7-gerakan-yoga-sederhana-agar-tidur-lebih-nyenyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sakit Kepala Tak Kunjung Sembuh? Dokter Ingatkan Bisa Jadi Gejala Tumor Otak</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/sakit-kepala-tak-kunjung-sembuh-dokter-ingatkan-bisa-jadi-gejala-tumor-otak/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/sakit-kepala-tak-kunjung-sembuh-dokter-ingatkan-bisa-jadi-gejala-tumor-otak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 02:12:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala Sakit Kepala Terus Menerus]]></category>
		<category><![CDATA[Gejala Tumor Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Keehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5490</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com &#8211; Sakit kepala menjadi salah satu keluhan kesehatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com </strong>&#8211; Sakit kepala menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat. Kondisi ini umumnya dipicu oleh berbagai faktor, seperti kurang tidur, stres, migrain, atau ketegangan otot. Namun, jika sakit kepala berlangsung terus-menerus dan semakin parah, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda adanya tumor otak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengutip dari KOMPAS.com, Rabu (1/7), dokter spesialis bedah saraf di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur, Dr. Dhira Atman, mengingatkan pentingnya mengenali gejala sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Deteksi dini penting, jadi ketika penderita merasakan gejala terus menerus dan semakin parah, seharusnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dicek, jadi semua terdeteksi,&#8221; kata Dr. Dhira Atman, seperti mengutip dari KOMPAS.com, Selasa (30/6).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah sakit kepala yang menetap selama lebih dari satu bulan, muncul hampir setiap hari, dan tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi obat. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dr. Dhira menjelaskan, dokter akan melakukan wawancara medis serta pemeriksaan fisik terlebih dahulu sebelum menentukan apakah pasien memerlukan pemeriksaan lanjutan menggunakan Computed Tomography (CT) Scan atau Magnetic Resonance Imaging (MRI).</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemeriksaan pencitraan tersebut tidak dilakukan kepada seluruh pasien yang mengeluhkan sakit kepala, melainkan berdasarkan indikasi medis yang ditemukan selama pemeriksaan awal.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/jangan-abaikan-nyeri-pinggang-menjalar-ke-kaki-bisa-jadi-tanda-saraf-terjepit/">Jangan Abaikan Nyeri Pinggang Menjalar ke Kaki, Bisa Jadi Tanda Saraf Terjepit</a></strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Apabila hasil CT Scan menunjukkan kondisi otak normal, sakit kepala kemungkinan disebabkan oleh gangguan lain seperti migrain atau sakit kepala tipe tegang. Namun, jika ditemukan dugaan adanya tumor, dokter dapat melanjutkan pemeriksaan menggunakan CT Scan dengan kontras atau MRI agar ukuran, lokasi, serta karakteristik tumor dapat diketahui secara lebih rinci.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi dasar bagi dokter dalam menentukan metode penanganan yang paling tepat, mulai dari tindakan operasi hingga terapi lain sesuai kondisi pasien.</p>
<p>Dr. Dhira menegaskan bahwa deteksi dini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan tumor otak. Semakin cepat penyakit diketahui, semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan sebelum terjadi kerusakan yang lebih luas pada jaringan otak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebaliknya, keterlambatan diagnosis dapat membuat kondisi tumor berkembang sehingga penanganannya menjadi lebih kompleks dan berpotensi memerlukan kombinasi operasi, radioterapi, maupun kemoterapi sesuai tingkat keparahan penyakit.</p>
<p>Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan sakit kepala yang muncul secara terus-menerus, terutama jika disertai intensitas nyeri yang semakin berat atau tidak kunjung membaik. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu dokter menemukan penyebab penyakit lebih cepat sehingga peluang kesembuhan pasien menjadi lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/sakit-kepala-tak-kunjung-sembuh-dokter-ingatkan-bisa-jadi-gejala-tumor-otak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Senyum Mendadak Asimetris Bisa Jadi Tanda Awal Stroke, Kenali Gejalanya Sejak Dini</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/senyum-mendadak-asimetris-bisa-jadi-tanda-awal-stroke-kenali-gejalanya-sejak-dini/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/senyum-mendadak-asimetris-bisa-jadi-tanda-awal-stroke-kenali-gejalanya-sejak-dini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 01:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Menjaga Kesehatan Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan stroke]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5481</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Jakarta &#8211; Stroke merupakan kondisi darurat medis yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Jakarta </strong>&#8211; Stroke merupakan kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari gejala awal stroke karena sering muncul secara tiba-tiba dan tampak sepele, salah satunya perubahan bentuk senyum yang terlihat tidak simetris.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengutip dari detikHealth, Rabu (1/7), kondisi tersebut terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak sehingga bagian otak yang mengendalikan otot wajah tidak dapat berfungsi secara normal. Akibatnya, salah satu sisi wajah melemah atau terkulai sehingga senyum tampak bengkok.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Salah satu gejala stroke yang umum adalah senyum yang aneh. Banyak orang mengabaikan tanda ini,&#8221; ungkap Presiden Indian Stroke Association (ISA), Dr Vikram Huded, seperti mengutip dari detikHealth.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/rsud-khz-musthafa-tasikmalaya-berhasil-tangani-pasien-stroke-akut-dengan-metode-trombolisis/">RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Berhasil Tangani Pasien Stroke Akut dengan Metode Trombolisis</a></strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Dr Vikram, setiap menit sangat berarti dalam penanganan stroke. Pasien yang segera mendapatkan pertolongan memiliki peluang lebih besar untuk meminimalkan kerusakan otak dan meningkatkan kemungkinan pemulihan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan bahwa salah satu terapi yang dapat diberikan adalah IV thrombolysis, yaitu suntikan untuk melarutkan sumbatan pembuluh darah. Terapi tersebut idealnya dilakukan dalam waktu kurang dari 4,5 jam sejak gejala pertama muncul. Selain itu, terdapat pula prosedur thrombectomy yang dilakukan untuk mengangkat sumbatan pada pembuluh darah otak pada kondisi tertentu.</p>
<p>Untuk membantu masyarakat mengenali gejala stroke lebih dini, para ahli kesehatan menganjurkan penggunaan metode BE FAST, yaitu:</p>
<ul>
<li>B (Balance): Kehilangan keseimbangan, tubuh terasa limbung, atau pusing secara tiba-tiba.</li>
<li>E (Eyes): Penglihatan mendadak kabur, buram, atau ganda.</li>
<li>F (Face): Salah satu sisi wajah melemah atau terkulai sehingga senyum tampak tidak simetris.</li>
<li>A (Arms): Salah satu lengan terasa lemah atau turun saat kedua tangan diangkat bersamaan.</li>
<li>S (Speech): Kesulitan berbicara, bicara cadel, atau ucapan tidak jelas.</li>
<li>T (Time): Segera bawa penderita ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan stroke karena waktu sangat menentukan keberhasilan pengobatan.</li>
</ul>
<p class="isSelectedEnd">Selain mengenali gejala, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, hingga pola hidup yang tidak sehat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sekretaris Indian Stroke Association (ISA), Dr Arvind Sharma, mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap remeh perubahan pada senyum yang terjadi secara tiba-tiba, terlebih jika disertai gejala lain.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/lebih-dari-sekadar-senyum-pentingnya-menjaga-kesehatan-gigi-dan-mulut/">Lebih dari Sekadar Senyum: Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut</a></strong></p>
<p>&#8220;Jika senyum Anda tiba-tiba terasa berbeda atau jika orang lain memperhatikan bahwa salah satu sisi wajah Anda tidak bergerak normal, perhatikanlah. Senyum yang aneh jika disertai dengan kesulitan berbicara, ketidakstabilan saat berjalan, atau kelemahan mendadak, mungkin merupakan cara otak memberi sinyal adanya stroke,&#8221; jelas Dr Arvind Sharma seperti mengutip dari detikHealth.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan, penanganan yang cepat dapat memberikan peluang lebih besar bagi pasien untuk pulih dan mengurangi risiko kecacatan akibat stroke.</p>
<p>&#8220;Waktu sangat berharga bagi otak, jadi segera cari pengobatan untuk mengatasi stroke dan meningkatkan kualitas hidup,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/senyum-mendadak-asimetris-bisa-jadi-tanda-awal-stroke-kenali-gejalanya-sejak-dini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPOM Temukan 12 Obat Herbal Berbahaya, Masyarakat Diminta Waspadai Risiko Serangan Jantung hingga Kerusakan Hati</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/bpom-temukan-12-obat-herbal-berbahaya-masyarakat-diminta-waspadai-risiko-serangan-jantung-hingga-kerusakan-hati/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/bpom-temukan-12-obat-herbal-berbahaya-masyarakat-diminta-waspadai-risiko-serangan-jantung-hingga-kerusakan-hati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 03:44:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Obat]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5463</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Jakarta &#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Jakarta </strong>&#8211; Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan 12 produk obat bahan alam (OBA) ilegal yang mengandung bahan kimia obat (BKO). Temuan tersebut dinilai membahayakan kesehatan karena produk dipasarkan sebagai obat herbal, namun mengandung zat kimia yang seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan tenaga medis.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengutip dari detikHealth, Selasa (30/6), Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan hasil pengawasan yang dilakukan selama April 2026 masih menemukan berbagai produk herbal yang dicampur bahan kimia obat untuk memberikan efek instan kepada penggunanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Taruna, produk yang ditemukan memiliki beragam klaim, mulai dari penambah stamina pria, obat pegal linu, asam urat, gangguan saluran pencernaan, penyakit kulit, hingga sesak napas.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;Pada pengawasan kali ini, BPOM menemukan OBA dengan jenis klaim yang perlu menjadi perhatian, yaitu produk berklaim penyakit kulit dan gatal-gatal. Produk ini mengandung bahan kimia obat parasetamol dan mikonazol. Selain itu, ditemukan juga produk dengan klaim gangguan saluran pencernaan yang mengandung famotidin, serta produk dengan klaim sesak napas yang mengandung deksametason dan klorfeniramin maleat (CTM),&#8221; kata Taruna Ikrar seperti mengutip dari detikHealth, Selasa (30/6).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/apoteker-rsud-pandega-pangandaran-ingatkan-bahaya-konsumsi-obat-tanpa-resep/">Apoteker RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Resep</a></strong></p>
<p>Selain itu, BPOM juga menemukan obat herbal pelangsing yang mengandung sibutramin, produk pegal linu dan asam urat yang mengandung parasetamol serta kafein, hingga produk penambah stamina pria yang mengandung sildenafil sitrat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Taruna menegaskan, pencampuran bahan kimia obat ke dalam produk herbal merupakan pelanggaran serius karena dapat menyesatkan masyarakat. Konsumen menganggap produk tersebut berbahan alami, padahal mengandung zat kimia yang tidak dicantumkan pada label kemasan.</p>
<p class="isSelectedEnd">&#8220;BPOM tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran seperti ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">BPOM mengingatkan penggunaan produk herbal yang mengandung bahan kimia obat secara sembarangan dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Kandungan sildenafil sitrat, misalnya, berisiko menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis, serangan jantung, hingga gangguan fungsi hati dan ginjal apabila dikonsumsi tanpa resep dokter.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pentingnya-mengonsumsi-obat-tambah-darah-melawan-anemia-dan-meningkatkan-kualitas-hidup/">Pentingnya Mengonsumsi Obat Tambah Darah: Melawan Anemia dan Meningkatkan Kualitas Hidup</a></strong></p>
<p>Sementara itu, penggunaan parasetamol yang tidak sesuai aturan juga dapat meningkatkan risiko kerusakan hati. Produk yang mengklaim dapat mengatasi sesak napas pun diminta tidak digunakan sembarangan karena kondisi tersebut dapat menjadi gejala penyakit serius yang memerlukan pemeriksaan medis.</p>
<p>&#8220;Penggunaan produk yang tidak jelas komposisi dan keamanannya justru dapat memperburuk kondisi, menunda penanganan medis yang tepat, dan meningkatkan risiko bagi konsumen,&#8221; lanjut Taruna Ikrar seperti mengutip dari detikHealth, Selasa (30/6).</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebagai tindak lanjut, BPOM telah memerintahkan seluruh produk yang terbukti mengandung bahan kimia obat untuk ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. Selain itu, BPOM juga memblokir penjualan produk melalui berbagai platform digital serta melakukan investigasi terhadap produsen dan distributornya.</p>
<p>Pelaku yang terbukti memproduksi maupun mengedarkan produk ilegal tersebut dapat dikenai sanksi pidana berupa hukuman penjara hingga 12 tahun dan/atau denda maksimal Rp5 miliar sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">BPOM juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli obat herbal, terutama yang menawarkan hasil instan seperti meningkatkan stamina, mengatasi pegal linu, atau menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Masyarakat disarankan selalu memastikan produk memiliki izin edar resmi dan tidak mudah tergiur oleh klaim yang berlebihan.</p>
<p>&#8220;Salah satu modus yang kerap digunakan adalah pencantuman nomor izin edar palsu atau fiktif. Jadi, masyarakat harus waspada,&#8221; imbau Taruna Ikrar seperti mengutip dari detikHealth, Selasa (30/6).</p>
<p>Berikut daftar 12 obat bahan alam yang dinyatakan mengandung bahan kimia obat berdasarkan hasil pengawasan BPOM:</p>
<ol>
<li>S Sepuluh: Mengandung bahan kimia obat parasetamol dan kafein.</li>
<li>Remurat 001: Mengandung bahan kimia obat parasetamol.</li>
<li>Jamu Asam Urat Flu Tulang: Mengandung bahan kimia obat parasetamol dan kafein.</li>
<li>Kopi Badak Juooss: Mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat.</li>
<li>Kopi Joss: Mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat.</li>
<li>Kenzo: Mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat.</li>
<li>Red Bull: Mengandung bahan kimia obat sildenafil sitrat.</li>
<li>Codryceps Zhi Ke Bao Capsules: Mengandung bahan kimia obat deksametason dan klorfeniramin maleat (CTM).</li>
<li>Herbal Slim: Mengandung bahan kimia obat sibutramin.</li>
<li>Sapu Jagat: Mengandung bahan kimia obat parasetamol.</li>
<li>Mio Jia Zu Dai Fu Yi Jun Ru Gao: Mengandung bahan kimia obat mikonazol.</li>
<li>Vall-Boon 606 Antacid Tablets: Mengandung bahan kimia obat famotidin.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/bpom-temukan-12-obat-herbal-berbahaya-masyarakat-diminta-waspadai-risiko-serangan-jantung-hingga-kerusakan-hati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gaya Hidup Praktis Ancam Kesehatan Gen Z, Risiko Diabetes hingga Gagal Ginjal Meningkat</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/gaya-hidup-praktis-ancam-kesehatan-gen-z-risiko-diabetes-hingga-gagal-ginjal-meningkat/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/gaya-hidup-praktis-ancam-kesehatan-gen-z-risiko-diabetes-hingga-gagal-ginjal-meningkat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 08:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Gagal Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[JagaKesehatanmu]]></category>
		<category><![CDATA[Resiko Diabetes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5423</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Jakarta &#8211; Gaya hidup serba praktis yang kini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Jakarta </strong>&#8211; Gaya hidup serba praktis yang kini banyak dijalani generasi muda atau Gen Z dinilai menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus diabetes tipe 2 dan penyakit ginjal kronis pada usia produktif. Para ahli mengingatkan, kebiasaan tersebut dapat berdampak serius apabila tidak diimbangi dengan pola hidup sehat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengutip dari detikHealth, Minggu (28/6), Associate Professor Dr. Do Dinh Tung, Direktur Duc Giang General Hospital di Hanoi, Vietnam, mengatakan diabetes kini tidak lagi didominasi oleh kelompok usia lanjut. Penyakit tersebut bahkan semakin banyak ditemukan pada usia 20 hingga 30 tahun, bahkan remaja.</p>
<p class="isSelectedEnd"><em>&#8220;Diabetes semakin banyak ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda. Saat ini penyakit tersebut sering didiagnosis pada usia 20-30 tahun, bahkan remaja,&#8221;</em> ujar Dr. Do Dinh Tung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, perubahan gaya hidup menjadi penyebab utama meningkatnya kasus tersebut. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, minim aktivitas fisik, serta terlalu lama menghabiskan waktu di depan layar membuat banyak anak muda mengalami kelebihan berat badan hingga obesitas.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/hidup-manis-tanpa-kelebihan-gula-3-pilar-utama-menguasai-diabetes-melitus/">Hidup Manis Tanpa Kelebihan Gula: 3 Pilar Utama Menguasai Diabetes Melitus</a></strong></p>
<p>Selain itu, pola tidur yang tidak teratur, stres berkepanjangan, dan penggunaan perangkat elektronik secara berlebihan juga dapat mengganggu metabolisme tubuh. Kondisi tersebut berisiko meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami diabetes tipe 2 beserta berbagai komplikasinya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Dr. Nguyen Thi Thanh Hai dari Hospital 19-8 Vietnam menjelaskan sekitar 30 hingga 40 persen penderita diabetes mengalami komplikasi pada ginjal. Bahkan, diabetes menjadi salah satu penyebab utama penyakit gagal ginjal kronis di dunia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menuturkan, banyak pasien usia muda hanya fokus mengontrol kadar gula darah tanpa rutin memeriksakan kondisi ginjalnya. Padahal, kerusakan ginjal akibat diabetes umumnya berkembang secara perlahan dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ketika gejala seperti pembengkakan, urine berbusa, sering buang air kecil pada malam hari, atau tubuh mudah lelah mulai muncul, fungsi ginjal biasanya telah mengalami penurunan yang cukup berat.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/dokter-ungkap-penyebab-katup-jantung-bocor-rematik-jantung-jadi-salah-satu-pemicunya/">Dokter Ungkap Penyebab Katup Jantung Bocor, Rematik Jantung Jadi Salah Satu Pemicunya</a></strong></p>
<p><em>&#8220;Deteksi dini berarti masih ada kesempatan untuk melindungi fungsi ginjal,&#8221;</em> tegas Dr. Hai seperti mengutip dari detikHealth, Minggu (28/6).</p>
<p class="isSelectedEnd">Para ahli menyarankan penderita diabetes untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal secara rutin, setidaknya satu hingga dua kali dalam setahun. Pemeriksaan tersebut meliputi tes urine untuk melihat kadar albumin, serta tes darah seperti kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR).</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain pemeriksaan berkala, masyarakat juga diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil, mengontrol tekanan darah dan kolesterol, mengurangi konsumsi garam, serta tidak mengonsumsi obat-obatan tanpa anjuran dokter.</p>
<p>Melalui perubahan gaya hidup sejak dini dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, risiko komplikasi serius seperti gagal ginjal dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/gaya-hidup-praktis-ancam-kesehatan-gen-z-risiko-diabetes-hingga-gagal-ginjal-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Ungkap Penyebab Katup Jantung Bocor, Rematik Jantung Jadi Salah Satu Pemicunya</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/dokter-ungkap-penyebab-katup-jantung-bocor-rematik-jantung-jadi-salah-satu-pemicunya/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/dokter-ungkap-penyebab-katup-jantung-bocor-rematik-jantung-jadi-salah-satu-pemicunya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2026 07:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Jantung Bocor]]></category>
		<category><![CDATA[Rematik Jantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5402</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com &#8211; Katup jantung bocor merupakan gangguan yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com </strong>&#8211; Katup jantung bocor merupakan gangguan yang dapat menghambat aliran darah di dalam jantung dan membuat organ tersebut bekerja lebih keras. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini berisiko menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Mengutip dari Kompas.com, Minggu (28/6), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan intervensi sekaligus konsultan aritmia, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan salah satu penyebab katup jantung bocor adalah penyakit rematik jantung yang merupakan komplikasi dari demam rematik akibat infeksi bakteri <em>Streptococcus</em> pada tenggorokan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/ketika-deadline-mencekik-jantung-mengenali-gejala-broken-heart-syndrome-dan-5-tips-meredakan-stres-kerja-berbahaya/">Ketika Deadline Mencekik Jantung: Mengenali Gejala Broken Heart Syndrome dan 5 Tips Meredakan Stres Kerja Berbahaya</a></strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kerusakan katup jantung akibat rematik umumnya tidak langsung muncul saat seseorang mengalami infeksi. Gangguan tersebut justru dapat terlihat bertahun-tahun setelah infeksi terjadi, bahkan ketika penderita telah memasuki usia dewasa.</p>
<p class="isSelectedEnd"><em>&#8220;Jadi biasanya di umur-umur 30-an tuh katupnya bocor atau katupnya menyempit akibat penyakit rematik jantung yang diderita pada saat kitanya usia teenager (remaja),&#8221;</em> kata Prof. Yoga seperti mengutip dari Kompas.com, Minggu (28/6).</p>
<p>Ia mengingatkan agar infeksi tenggorokan, terutama pada anak dan remaja, tidak dianggap sepele. Apabila disebabkan oleh bakteri <em>Streptococcus</em> dan tidak ditangani secara tepat, infeksi tersebut dapat memicu demam rematik yang akhirnya merusak katup jantung.</p>
<p class="isSelectedEnd"><em>&#8220;Jadi, kalau punya anak-anak infeksi saluran napas, nyeri nelen, harus segera diobati, karena kalau itu kumannya Streptococcus, racunnya bisa menyerang jantung,&#8221;</em> ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Prof. Yoga menjelaskan, kerusakan pada jantung akibat rematik biasanya baru terlihat sekitar 10 hingga 15 tahun setelah infeksi pertama kali terjadi.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pentingnya-mengonsumsi-obat-tambah-darah-melawan-anemia-dan-meningkatkan-kualitas-hidup/">Pentingnya Mengonsumsi Obat Tambah Darah: Melawan Anemia dan Meningkatkan Kualitas Hidup</a></strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Selain rematik jantung, terdapat sejumlah faktor lain yang dapat menyebabkan katup jantung bocor. Di antaranya gangguan irama jantung seperti fibrilasi atrium, hipertensi, diabetes, hingga obesitas yang dapat memengaruhi struktur dan fungsi jantung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pada dasarnya, jantung memiliki empat katup, yakni katup trikuspid, mitral, aorta, dan pulmonal yang berfungsi mengatur aliran darah agar tetap mengalir ke arah yang benar. Ketika salah satu katup tidak dapat menutup dengan sempurna atau mengalami penyempitan, kerja jantung menjadi lebih berat karena aliran darah terganggu.</p>
<p>Untuk mengurangi risiko gangguan pada katup jantung, Prof. Yoga mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga tekanan darah tetap normal, mengontrol kadar gula darah, mempertahankan berat badan ideal, serta menghindari kebiasaan merokok.</p>
<p><em>&#8220;Kita mencegah penyakit jantung lainnya itu, gangguan irama jantung, yang itu dijaga tensinya supaya normal, jangan sampai obesitas, enggak merokok, diabetesnya dijaga, seperti itu,&#8221;</em> pungkasnya seperti mengutip dari Kompas.com, Minggu (28/6).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/dokter-ungkap-penyebab-katup-jantung-bocor-rematik-jantung-jadi-salah-satu-pemicunya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkes Ingatkan Bahaya Grooming, Kenali Tanda-tandanya Usai Kasus Penyekapan di Bandung</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/kemenkes-ingatkan-bahaya-grooming-kenali-tanda-tandanya-usai-kasus-penyekapan-di-bandung/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/kemenkes-ingatkan-bahaya-grooming-kenali-tanda-tandanya-usai-kasus-penyekapan-di-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 13:11:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Grooming]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda Tanda Grooming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5386</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Jakarta &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Jakarta </strong>&#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik <em data-start="256" data-end="266">grooming</em> menyusul terungkapnya kasus penyekapan seorang perempuan selama tiga tahun di Bandung. Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa <em data-start="393" data-end="403">grooming</em> tidak hanya dapat menimpa anak-anak, tetapi juga orang dewasa.</p>
<p>Mengutip dari Kompas.com, Sabtu (27/6), Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, menjelaskan bahwa <em data-start="600" data-end="610">grooming</em> merupakan bentuk manipulasi yang dilakukan secara bertahap hingga korban kehilangan kemampuan untuk melawan atau keluar dari hubungan yang merugikan.</p>
<p>&#8220;Grooming bukan sekadar rayuan manis atau perhatian berlebihan. Ia adalah strategi yang sistematis,&#8221; kata Imran seperti mengutip dari Kompas.com, Sabtu (27/6).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/berita/tersangka-penganiayaan-kekasih-di-bandung-ditangkap-polisi-tempatkan-di-sel-khusus/">Tersangka Penganiayaan Kekasih di Bandung Ditangkap, Polisi Tempatkan di Sel Khusus</a></strong></p>
<p>Ia menjelaskan, pelaku biasanya mendekati korban dengan sikap yang tampak baik dan penuh perhatian. Korban diberikan pujian, hadiah, atau berbagai janji sehingga merasa istimewa dan dihargai.</p>
<p>Namun, di balik perhatian tersebut, pelaku secara perlahan mulai membangun kontrol terhadap korban. Korban kemudian diminta menyimpan rahasia, dijauhkan dari keluarga maupun teman, hingga kehilangan kemandirian. Rasa bersalah juga ditanamkan setiap kali korban mencoba menolak keinginan pelaku sehingga muncul ketergantungan emosional.</p>
<p>Menurut Imran, trauma psikologis menjadi salah satu alasan utama korban sulit melawan atau melarikan diri dari pelaku. Ancaman, intimidasi, serta kekhawatiran terhadap stigma sosial juga membuat korban enggan melapor.</p>
<p>&#8220;Trauma psikologis membuat mereka kehilangan keberanian. Ketergantungan emosional menjadikan pelaku seolah satu-satunya sumber dukungan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/berita/remaja-perempuan-usia-15-tahun-di-tasikmalaya-disekap-dua-hari-di-penginapan-empat-pemuda-diamankan/">Remaja Perempuan Usia 15 Tahun di Tasikmalaya Disekap Dua Hari di Penginapan, Empat Pemuda Diamankan</a></strong></p>
<p data-start="1879" data-end="2060">Imran menambahkan, selama bertahun-tahun korban dapat bertahan dalam situasi penyekapan karena terjebak dalam ikatan manipulatif yang membuatnya sulit keluar dari hubungan tersebut.</p>
<p data-start="2062" data-end="2306">Kemenkes menjelaskan, pelaku <em data-start="2091" data-end="2101">grooming</em> umumnya memiliki pola yang hampir sama. Mereka memberikan perhatian berlebihan pada awal hubungan, kemudian menciptakan berbagai rahasia bersama agar korban semakin terisolasi dari lingkungan terdekatnya.</p>
<p data-start="2308" data-end="2544">Setelah itu, pelaku mulai mengendalikan hubungan sosial korban, membatasi interaksi dengan orang lain, hingga mengatur aktivitas sehari-hari. Ketergantungan emosional terus dibangun sehingga korban merasa tidak dapat hidup tanpa pelaku.</p>
<p data-start="2546" data-end="2732">&#8220;Ketika korban mulai ragu, pelaku menggunakan rasa bersalah dan ancaman, memaksa korban percaya bahwa menolak berarti menghancurkan kepercayaan atau akan berakibat buruk,&#8221; jelas Imran.</p>
<p data-start="2546" data-end="2732"><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/berita/viral-konten-sewa-pacar-libatkan-pelajar-tasik-polisi-turun-tangan/">Viral Konten Sewa Pacar Libatkan Pelajar Tasik, Polisi Turun Tangan</a></strong></p>
<p data-start="2734" data-end="3009">Kemenkes pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk manipulasi, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media digital. Keluarga juga diharapkan menjadi ruang yang aman bagi anak maupun perempuan untuk bercerita tanpa rasa takut.</p>
<p data-start="3011" data-end="3190">Selain itu, korban yang mengalami kekerasan atau manipulasi diimbau segera mencari bantuan psikologis, medis, maupun perlindungan hukum agar dapat keluar dari lingkaran kekerasan.</p>
<p data-start="3192" data-end="3386" data-is-last-node="" data-is-only-node="">&#8220;Dengan mengenali tanda-tandanya, membangun komunikasi terbuka, dan berani melapor, kita dapat memutus rantai manipulasi ini,&#8221; pungkas Imran.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/kemenkes-ingatkan-bahaya-grooming-kenali-tanda-tandanya-usai-kasus-penyekapan-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Tanpa Izin, Klinik Kecantikan di Bali Ditutup Pemerintah</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/operasi-tanpa-izin-klinik-kecantikan-di-bali-ditutup-pemerintah/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/operasi-tanpa-izin-klinik-kecantikan-di-bali-ditutup-pemerintah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 06:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik Kecantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5297</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Bali &#8211; Pemerintah menutup sebuah klinik kecantikan yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Bali </strong>&#8211; Pemerintah menutup sebuah klinik kecantikan yang beroperasi di Bali setelah ditemukan melakukan sejumlah pelanggaran serius, mulai dari tidak memiliki izin operasional hingga mempekerjakan tenaga medis asing secara ilegal. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata kesehatan yang aman dan terpercaya.</p>
<p>Mengutip dari Kompas.com, Rabu (17/6), klinik yang ditutup tersebut adalah PRIME Skin Clinic yang sebelumnya bernama Elasto Beauty. Klinik milik warga negara asing itu diketahui menyelenggarakan layanan estetika medis tanpa izin resmi serta menggunakan tenaga medis asing tanpa dokumen yang dipersyaratkan.</p>
<p>Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman, mengatakan penutupan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap praktik layanan kesehatan yang berpotensi membahayakan masyarakat.</p>
<p><em>&#8220;Langkah penegakan hukum berupa penutupan ini dilakukan tidak hanya untuk melindungi masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap Bali sebagai destinasi wisata kesehatan (wellness tourism) yang aman, berkualitas, dan terpercaya,&#8221;</em> kata Aji Muhawarman seperti mengutip dari Kompas.com, Rabu (17/6).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/siapkan-lulusan-siap-kerja-mahasiswa-ubsi-kampus-tasikmalaya-bedah-tren-kecantikan-klinik-modern-di-lkp-yuwita/">Siapkan Lulusan Siap Kerja, Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Bedah Tren Kecantikan Klinik Modern di LKP Yuwita</a></strong></p>
<p>Penutupan klinik tersebut merupakan hasil investigasi dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga yang dipimpin Kemenkes. Sejumlah instansi yang terlibat di antaranya Kementerian Luar Negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Dalam Negeri, Badan Intelijen Negara (BIN), BAIS TNI, hingga Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kabupaten Badung.</p>
<p>Hasil investigasi menunjukkan bahwa PRIME Skin Clinic tidak terdaftar dalam sistem Registrasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Kemenkes. Selain tidak memiliki izin operasional, klinik tersebut juga mempekerjakan tenaga medis dan tenaga kesehatan asing asal Rusia serta Armenia tanpa Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang sah di Indonesia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Aji menjelaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan medis di Indonesia wajib memiliki kompetensi yang sesuai serta mengantongi STR dan SIP sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Kesehatan bersama instansi terkait telah mengamankan sejumlah bukti untuk mendukung proses hukum lebih lanjut terhadap pihak yang terlibat.</p>
<p class="isSelectedEnd"><em>&#8220;Saat ini, fasilitas tersebut sudah ditindaklanjuti dan ditutup. Semua instansi lintas sektoral telah menyatakan kesiapan untuk menindak tegas sesuai kewenangan masing-masing, baik dari aspek kesehatan, keimigrasian, maupun perizinan usaha,&#8221;</em> ujarnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/pendidikan/beauty-class-makeup-education-as-part-of-personal-branding/">Beauty Class: Makeup Education as Part of Personal Branding</a></strong></p>
<p>Kemenkes menegaskan bahwa praktik pelayanan kesehatan tanpa izin, penggunaan tenaga medis tanpa STR dan SIP, serta penggunaan obat maupun alat kesehatan tanpa izin edar merupakan pelanggaran serius yang tidak dapat ditoleransi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam memilih layanan kesehatan maupun perawatan estetika. Warga disarankan hanya menggunakan fasilitas kesehatan yang memiliki izin resmi dan ditangani oleh tenaga medis yang kompeten serta tersertifikasi.</p>
<p class="isSelectedEnd"><em>&#8220;Kemenkes berkomitmen melindungi masyarakat melalui pengawasan mutu pelayanan. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku demi menjaga integritas sistem kesehatan nasional,&#8221;</em> tegas Aji.</p>
<p>Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memeriksa legalitas fasilitas kesehatan dan tenaga medis sebelum menjalani prosedur kesehatan maupun perawatan kecantikan guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/operasi-tanpa-izin-klinik-kecantikan-di-bali-ditutup-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Tugas Belajar Dicabut, Dokter ASN Kota Banjar Kembali Bertugas di Puskesmas</title>
		<link>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/status-tugas-belajar-dicabut-dokter-asn-banjar-kembali-bertugas-di-puskesmas/</link>
					<comments>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/status-tugas-belajar-dicabut-dokter-asn-banjar-kembali-bertugas-di-puskesmas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ineu Novianti Agustina]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 02:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kota Banjar]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Purwaharja 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tasikmalayahitz.com/?p=5255</guid>

					<description><![CDATA[Tasikmalayahitz.com, Banjar &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar mencabut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tasikmalayahitz.com, Banjar </strong>&#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar mencabut status tugas belajar seorang dokter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Keputusan tersebut diambil setelah dokter yang bersangkutan diketahui tidak masuk kerja karena mengalami sakit.</p>
<p>Mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (19/6), Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Saifuddin, mengatakan pencabutan status tugas belajar tersebut merupakan bentuk sanksi yang cukup berat karena secara otomatis menghentikan proses pendidikan spesialis yang sedang dijalani.</p>
<p><em>&#8220;Status tugas belajarnya kami cabut dan tidak boleh melanjutkan karena yang bersangkutan sakit, sehingga tidak bisa mengikuti proses perkuliahan. Karena biaya sendiri (mandiri), tidak ada kewajiban pengembalian biaya pendidikan ke pemerintah. Namun, kini kami kembalikan menjadi pegawai Pemkot dan ditempatkan di Puskesmas Purwaharja 2 untuk pembinaan,&#8221;</em> ujar Saifuddin seperti mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (19/6).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/pelari-pemula-lebih-rentan-alami-rhabdomyolysis-ini-penjelasan-dokter/">Pelari Pemula Lebih Rentan Alami Rhabdomyolysis, Ini Penjelasan Dokter</a></strong></p>
<p>Saat ini, dokter tersebut telah kembali bertugas di Puskesmas Purwaharja 2 dan berada di bawah pengawasan langsung pihak puskesmas serta Dinas Kesehatan Kota Banjar.</p>
<p>Saifuddin mengakui bahwa sistem pengawasan terhadap ASN yang sedang menjalani tugas belajar di luar daerah masih memiliki sejumlah kelemahan. Selama ini, Dinkes hanya mengandalkan laporan berkala dari pihak kampus tanpa melakukan pemantauan langsung.</p>
<p><em>&#8220;Kami akui pengawasan kemarin masih kurang karena tidak ada monitoring langsung ke lapangan. Begitu viral, kami langsung bergerak melakukan pemanggilan, penelusuran, dan pembinaan. Hasilnya, yang bersangkutan memang benar dalam kondisi sakit,&#8221;</em> katanya.</p>
<p>Terkait gaji yang tetap diterima selama dokter tersebut tidak masuk kerja, Dinkes Kota Banjar saat ini masih berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kota Banjar untuk menentukan mekanisme penyelesaiannya.</p>
<p><em>&#8220;Untuk urusan pengembalian gaji selama dia tidak masuk kerja, kami sedang komunikasikan mekanismenya dengan BKPSDM dan Inspektorat,&#8221;</em> jelas Saifuddin.</p>
<p>Ia menambahkan, dokter yang bersangkutan telah kembali aktif melayani masyarakat sejak Senin (9/6). Dinkes juga telah meminta Kepala Puskesmas Purwaharja 2 untuk melakukan pengawasan secara intensif.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/rsud-khz-musthafa-tasikmalaya-berhasil-tangani-pasien-stroke-akut-dengan-metode-trombolisis/">RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Berhasil Tangani Pasien Stroke Akut dengan Metode Trombolisis</a></strong></p>
<p>Belajar dari kasus tersebut, Dinas Kesehatan Kota Banjar berencana memperketat sistem pengawasan terhadap dokter yang sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis. Salah satunya dengan mewajibkan laporan perkembangan dan komunikasi rutin setiap bulan.</p>
<p><em>&#8220;Kami sangat berharap para dokter yang mau maju ke program spesialis benar-benar matang. Bukan cuma soal anggaran kalau pakai biaya sendiri, tapi mental dan fisik harus siap. Komunikasi dulu dengan senior yang sudah lulus supaya tahu medannya seperti apa,&#8221;</em> ujar Saifuddin.</p>
<p>Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, mengingat Kota Banjar masih membutuhkan tambahan tenaga dokter untuk melayani masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjar, Moh. Jamaluddin Al Ghoni, menilai penanganan kasus tersebut masih berjalan lambat dan perlu menjadi perhatian seluruh pihak terkait.</p>
<p>Mengutip dari HarapanRakyat.com, Selasa (23/6), Jamaluddin menyebut proses penyelesaian yang dilakukan oleh BKPSDM dan Dinas Kesehatan terkesan belum optimal.</p>
<p><em>&#8220;Saya menilai penanganan masalah ini lambat dan sekedarnya saja. Sehingga harus menjadi perhatian untuk semua pihak terkait,&#8221;</em> ujarnya.</p>
<p>Ia juga menyoroti aturan dalam Surat Edaran Kementerian PANRB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan yang mengatur kewajiban tertentu bagi ASN yang menjalani tugas belajar.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/waspada-ancaman-rabies-kenali-gejala-dan-langkah-penanganan-darurat-sejak-dini/">Waspada Ancaman Rabies: Kenali Gejala dan Langkah Penanganan Darurat Sejak Dini</a></strong></p>
<p>Menurut Jamaluddin, persoalan tersebut perlu dibahas lebih lanjut agar menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengawasan terhadap ASN yang sedang menempuh pendidikan lanjutan.</p>
<p><em>&#8220;Saya selaku Anggota Komisi 2 DPRD Kota Banjar, akan melayangkan surat kepada Ketua Komisi 2 untuk membahas permasalahan ini agar terang benderang. Serta dapat menjadi pembelajaran untuk kedepannya,&#8221;</em> pungkasnya.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian berbagai pihak sekaligus mendorong Pemerintah Kota Banjar untuk memperkuat sistem pengawasan dan pembinaan ASN yang menjalani tugas belajar agar tujuan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai secara optimal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tasikmalayahitz.com/lifestyle/kesehatan/status-tugas-belajar-dicabut-dokter-asn-banjar-kembali-bertugas-di-puskesmas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
