Tasikmalayahitz.com, Jakarta – Nyeri pinggang yang menjalar hingga ke kaki kerap dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan atau aktivitas fisik yang berlebihan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda adanya saraf terjepit pada tulang belakang.
Mengutip dari Liputan6.com, Jumat (20/6), dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi, dr Latsarizul Alfariq Senja Belantara, menjelaskan bahwa nyeri yang menjalar dari pinggang hingga ke tungkai dapat mengindikasikan adanya gangguan pada sistem saraf di area tulang belakang.
“Apabila nyeri itu menjalar ke kedua tungkai, kemungkinan besar sarafnya juga terjepit tidak hanya di pinggangnya saja yang bermasalah,” kata Alfariq.
Menurutnya, kondisi saraf terjepit dapat mengganggu fungsi saraf dan berisiko menimbulkan gangguan gerak. Bahkan, dalam kondisi yang lebih parah, masalah tersebut dapat menyebabkan kelumpuhan apabila tidak segera ditangani.
“Apabila saraf itu terjepit yang dikhawatirkan adalah kerusakan dari fungsi saraf itu sendiri, di mana tidak hanya bermula dari nyeri di kedua tungkainya, tapi juga mungkin terburuknya bisa terjadi kelumpuhan,” ujarnya seperti mengutip dari Liputan6.com, Jumat (20/6).
Baca juga: RSUD Ciamis Gelar Senam dan Cek Kesehatan Gratis, Disambut Ratusan Warga
Selain nyeri yang menjalar, masyarakat juga perlu mewaspadai keluhan nyeri berat yang tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat. Kondisi tersebut sebaiknya segera diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Alfariq menjelaskan bahwa pada kasus low back pain atau nyeri punggung bawah, langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengurangi atau menghentikan gerakan yang memicu rasa sakit. Pasien juga dianjurkan mempertahankan posisi tubuh yang dirasa paling nyaman.
Selain itu, penggunaan obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi keluhan sementara. Namun, apabila nyeri terus berlanjut atau semakin memburuk, konsultasi dengan dokter ortopedi sangat dianjurkan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa nyeri pada tulang belakang akibat cedera, benturan keras, kecelakaan, atau aktivitas olahraga tertentu memerlukan perhatian medis segera. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tidak terjadi patah tulang belakang yang dapat memengaruhi fungsi saraf.
“Di mana itu akan dipastikan dahulu, yang kita sangat takutkan apabila terjadi patah tulang di bagian tulang belakang sehingga mempengaruhi fungsi sarafnya dan itu suatu bentuk kegawatdaruratan di bidang tulang belakang,” jelasnya.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan nyeri pinggang yang menjalar hingga kaki, terutama jika disertai gangguan gerak atau rasa nyeri yang terus berulang. Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.









