Teknologi

Startup China Moonshot AI Siapkan Kimi K3, Model AI Raksasa Penantang Dominasi Amerika

×

Startup China Moonshot AI Siapkan Kimi K3, Model AI Raksasa Penantang Dominasi Amerika

Share this article

Tasikmalayahitz.com,  Jakarta – Persaingan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) antara Amerika Serikat dan China semakin memanas. Setelah kemunculan DeepSeek yang menarik perhatian dunia, kini startup AI asal China, Moonshot AI, dikabarkan tengah menyiapkan model AI terbaru bernama Kimi K3 yang digadang-gadang menjadi model AI terbesar yang pernah dikembangkan di China. Sabtu (18/7).

Dikutip dari Kompas.com, Kimi K3 diproyeksikan menjadi pesaing langsung model AI unggulan milik perusahaan asal Amerika Serikat, Anthropic, khususnya Claude Opus 4.8. Model terbaru ini disebut memiliki jumlah parameter yang lebih besar dibandingkan Claude Opus 4.8, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dalam memahami dan menghasilkan informasi.

Baca juga: Kenalkan Teknologi AI, UBSI Kampus Tasikmalaya Adakan Workshop Chatbot Telegram di SMAN 1 Cineam

Parameter merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur kapasitas sebuah model AI. Semakin besar jumlah parameter yang dimiliki, semakin kompleks pula kemampuan model dalam memproses data dan menyelesaikan berbagai tugas berbasis kecerdasan buatan.

Selain mengandalkan kapasitas model yang besar, Moonshot AI juga menawarkan biaya operasional yang lebih rendah. Berdasarkan laporan yang dikutip KompasTekno, layanan AI K2.6 milik Moonshot saat ini dibanderol sekitar sepertiga dari biaya penggunaan Claude Opus 4.8. Strategi harga yang lebih kompetitif tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat model AI asal China semakin diminati oleh pelaku industri.

Kimi K3 juga direncanakan akan dirilis dalam format open-weight, yang memungkinkan pengembang mengunduh, memodifikasi, serta menyesuaikan model sesuai kebutuhan mereka. Pendekatan ini berbeda dengan sebagian besar model AI asal Amerika Serikat yang masih menggunakan sistem tertutup atau proprietary.

Kemunculan Kimi K3 dinilai menjadi bukti bahwa industri AI China semakin cepat mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat. Selama beberapa tahun terakhir, banyak analis memperkirakan teknologi AI China tertinggal sekitar delapan hingga dua belas bulan dari perusahaan AI Amerika. Namun, peluncuran model terbaru ini diperkirakan dapat mempersempit bahkan mengubah jarak tersebut.

Baca juga: PERKUAT WAWASAN DAN PENGALAMAN, HIMASI GELAR DISKUSI TEKNOLOGI BERSAMA DEMISIONER

Di tengah persaingan yang semakin ketat, muncul pula isu dugaan pelanggaran hak kekayaan intelektual. Sebelumnya, Anthropic menuding sejumlah perusahaan AI China melakukan distillation attack, yakni melatih model AI baru menggunakan keluaran dari model AI lain yang lebih canggih.

Sementara itu, investasi di sektor AI juga terus meningkat. Moonshot AI dilaporkan tengah menggalang pendanaan baru dengan valuasi sekitar 31,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp565 triliun, sedangkan DeepSeek disebut membidik valuasi hingga 71 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.273 triliun.

Hingga kini Moonshot AI belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Kimi K3. Namun apabila dirilis sesuai rencana, model AI tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu senjata utama China dalam menantang dominasi perusahaan-perusahaan AI Amerika di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *