Kesehatan

Pemkab Pangandaran Tingkatkan Insentif Kader Posyandu, Pelayanan Kesehatan Desa Diperkuat

×

Pemkab Pangandaran Tingkatkan Insentif Kader Posyandu, Pelayanan Kesehatan Desa Diperkuat

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Pangandaran – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat desa melalui pembinaan kader Posyandu yang dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan. Selain meningkatkan kapasitas para kader, pemerintah daerah juga mengumumkan kenaikan insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7), pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Pangandaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar. Para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat dibekali penguatan kapasitas agar mampu menjalankan tugas secara lebih optimal.

Kegiatan pembinaan dimulai di Desa Mangunjaya, kemudian berlanjut ke Desa Karangmulya dan Desa Karangsari pada Kamis (9/7). Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Desa Cibuluh dan Desa Cintaratu pada Jumat (10/7). Program ini akan terus berlanjut hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Pangandaran mendapatkan pembinaan serupa.

Baca juga: Apoteker RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Resep

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh peran aktif masyarakat, termasuk para kader Posyandu yang setiap hari bersentuhan langsung dengan warga.

“Kader Posyandu dinilai memiliki peran krusial, karena bersentuhan langsung dan paling memahami kondisi riil masyarakat di lapangan,” ujar Citra seperti mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7).

Menurutnya, kader Posyandu menjadi pihak yang paling mengetahui kondisi kesehatan masyarakat di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, keberadaan mereka sangat penting dalam mendukung berbagai program kesehatan pemerintah, mulai dari pelayanan ibu dan anak, pemantauan balita, hingga upaya pencegahan stunting.

Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para kader, Pemkab Pangandaran memutuskan untuk meningkatkan insentif kader Posyandu. Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus mendorong kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Selain memberikan peningkatan kesejahteraan, pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan para kader agar setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami membuka ruang komunikasi selebar-lebarnya. Para kader diimbau untuk tidak ragu melaporkan kendala di lapangan atau kebutuhan masyarakat. Baik itu melalui jalur formal seperti camat dan kepala desa, maupun secara langsung via media sosial resmi,” tegas Citra seperti mengutip dari HarapanRakyat.com, Jumat (10/7).

Baca juga: Hangout Campus Online UBSI Tasikmalaya Bahas Pentingnya Merawat Kesehatan Jiwa Mahasiswa Bersama UKM Badassalam

Melalui komunikasi yang lebih terbuka, pemerintah berharap berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, dapat segera direspons sehingga pelayanan kepada warga menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Dinas Sosial PMD, Kepala Dinas Kesehatan, para camat, kepala puskesmas, kepala desa, serta Ketua TP Posyandu tingkat kecamatan dan desa.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan peningkatan insentif, Pemkab Pangandaran berharap kader Posyandu semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya sehingga kualitas pelayanan kesehatan dasar di seluruh desa dapat terus meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *