Berita

Tak Hanya Ganggu Pekerjaan, Pemadaman Listrik di Tasikmalaya Berdampak pada Pelaksanaan Salat Jumat

×

Tak Hanya Ganggu Pekerjaan, Pemadaman Listrik di Tasikmalaya Berdampak pada Pelaksanaan Salat Jumat

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Tasikmalaya pada Jumat, (19/6) menimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat. Selain menghambat pekerjaan dan aktivitas rumah tangga, gangguan listrik tersebut juga berdampak pada pelaksanaan ibadah salat Jumat di beberapa masjid.

Pemadaman dilaporkan terjadi sejak pagi hari dan berlangsung selama beberapa jam di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Bungursari, Tamansari, dan Mangkubumi. Berdasarkan informasi yang beredar di grup WhatsApp warga, gangguan pasokan listrik terjadi akibat kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.

Mengutip dari detikjabar, Dalam pesan yang mengatasnamakan PLN ULP Tasikmalaya Kota disebutkan bahwa proses pemulihan terus dilakukan agar pasokan listrik dapat kembali normal.

“PLN terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tulis pesan tersebut.

Baca juga: Pengelola Wisata Tawangmangu Keluhkan Dampak Pemadaman Listrik hingga Biaya Operasional Membengkak 

Padamnya listrik langsung dirasakan masyarakat yang aktivitasnya bergantung pada pasokan energi tersebut. Aris, warga Kecamatan Bungursari, mengaku pekerjaannya terganggu karena listrik tiba-tiba padam saat dirinya sedang menyelesaikan pemberkasan.

“Saya lagi bikin pemberkasan pekerjaan malah mati listrik. Bagaimana PLN ini,” kata Aris.

Keluhan serupa juga datang dari warga Kecamatan Tamansari. Selain aktivitas rumah tangga terganggu, pemadaman listrik menyebabkan pasokan air bersih di rumah warga ikut terhenti karena pompa air tidak dapat beroperasi.

“Kebagian juga padam listrik, mana air gak ada. Kan mati airnya,” ujar Ujang.

Dampak pemadaman juga dirasakan saat pelaksanaan salat Jumat. Sejumlah masjid di Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, tidak dapat menggunakan pengeras suara ketika azan karena tidak adanya aliran listrik.

“Sudah masuk waktu jumatan, maaf adzan tidak pakai speaker karena listrik padam,” ucap Ketua DKM Almarhamah Perumahan Baitul Marhamah Sambongjaya, Dadan Ali Sundana.

Baca juga: Polsek Leuwisari Polres Tasikmalaya Amankan Ribuan Botol Alkohol untuk Bahan Miras Oplosan

Sementara itu, pengurus Masjid Baladil Amin memilih menggunakan genset agar pelaksanaan ibadah tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Pakai jenset saja. Listrik padam dari jam setengah sembilanan tadi,” ucap Uun, salah seorang jemaah.

Pemadaman yang berlangsung hampir empat jam juga membuat sebagian warga khawatir terhadap bahan makanan yang disimpan di dalam lemari pendingin. Mereka takut makanan menjadi rusak apabila listrik tidak segera kembali menyala.

“Duh saya takut basi aja makanan di kulkas pemadamanya lama,” kata Weni Herliawati.

Warga berharap gangguan serupa tidak kembali terjadi dan pelayanan kelistrikan dapat lebih optimal. Menurut mereka, pasokan listrik yang andal sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama pada jam-jam produktif dan saat pelaksanaan ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *