Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Tim BSI Explore UBSI kampus Tasikmalaya sukses melaksanakan kunjungan survei awal di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya pada hari Selasa(23/6). Kunjungan strategis ini merupakan langkah awal yang krusial dalam rangka menyelaraskan program kerja pengabdian masyarakat yang akan diusung oleh para mahasiswa UBSI kampus Tasikmalaya agar pilar-pilar program yang dibawa nantinya dapat berjalan tepat sasaran dan berdampak panjang.
Dalam pelaksanaan survei ini, mahasiswa tidak bergerak sendiri. Mereka didampingi langsung oleh tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terdiri dari Yani Sri Mulyani, Yanti Apriyani dan Miftah Farid Adiwisastra. Kehadiran para dosen pembimbing ini bertujuan untuk memastikan bahwa rancangan program kerja mahasiswa secara akademis dan praktis telah memenuhi bobot pemecahan masalah yang dibutuhkan oleh masyarakat desa setempat.
Kedatangan rombongan tim BSI Explore UBSI kampus Tasikmalaya di kantor desa disambut dengan sangat hangat oleh Kepala Desa Santanamekar, Ade. Dalam pertemuan formal yang berlangsung kekeluargaan tersebut, Ade memberikan apresiasi yang besar terhadap inisiatif perguruan tinggi yang bersedia turun langsung ke desanya. Pihak pemerintah desa juga menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi jalannya kegiatan.
“Kami sangat gembira dan menyambut baik kedatangan adik-adik mahasiswa bersama bapak dan ibu dosen dari UBSI kampus Tasikmalaya. Desa Santanamekar memiliki banyak potensi, namun kami juga menghadapi berbagai tantangan, khususnya di sektor digitalisasi administrasi dan motivasi pendidikan anak-anak. Kehadiran program BSI Explore ini kami harapkan mampu membawa perubahan dan dampak positif yang nyata bagi warga kami,” ujar Ade dalam sambutannya.
Setelah merampungkan diskusi bersama jajaran pemerintah desa, tim BSI Explore UBSI kampus Tasikmalaya yang didampingi tim dosen pembimbing melanjutkan agenda peninjauan ke sektor pendidikan, yakni menuju SDN 3 Cisayong. Setibanya di lokasi, rombongan kembali mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah, mulai dari jajaran guru hingga pihak manajemen sekolah. Pihak SDN 3 Cisayong menyambut terbuka rencana kolaborasi edukatif, seperti bimbingan belajar inovatif dan pemanfaatan teknologi dasar untuk siswa.
Baca juga: Seru! Tim BSI Explore 2025 Ajak Siswa SDN Panggung Jaya Belajar Sambil Bereksperimen
Mewakili tim Dosen Pembimbing Lapangan, Miftah menyampaikan bahwa hasil survei awal ini akan menjadi bahan evaluasi utama dalam mematangkan program kerja sebelum mahasiswa diterjunkan sepenuhnya ke lapangan.
“Survei awal ini sangat penting bagi kami dan mahasiswa UBSI kampus Tasikmalaya untuk memetakan kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan hasil diskusi dengan Kepala Desa dan pihak sekolah di SDN 3 Cisayong, kami melihat ada ruang kolaborasi yang sangat besar, terutama pada penguatan literasi digital desa dan inovasi pembelajaran kreatif. Kami berharap sinergi ini melahirkan pengabdian yang berkelanjutan,” ungkap miftah.
Melalui rangkaian survei ini, dapat dipastikan bahwa kehadiran program BSI Explore dari UBSI kampus Tasikmalaya di Desa Santanamekar, baik di bidang sosial, keagamaan, maupun pendidikan, telah mendapatkan lampu hijau dan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan setempat. Sinergi yang kuat antara akademisi dan pemerintah tingkat desa ini diharapkan dapat membuat seluruh pelaksanaan program kerja mendatang berjalan dengan lancar, adaptif, serta memberikan manfaat yang luas.









