Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Mahasiswa BSI Explore 2026 kembali mengenal lebih dekat potensi dan kebiasaan masyarakat Desa Santanamekar pada Sabtu(8/8). Salah satu aktivitas yang menarik perhatian mahasiswa adalah kreasi payet, sebuah kegiatan kreatif yang dilakukan oleh warga sebagai bagian dari keseharian sekaligus bentuk keterampilan masyarakat setempat.
Kreasi payet menjadi salah satu aktivitas yang menunjukkan kreativitas warga dalam mengolah berbagai bahan menjadi karya yang memiliki nilai estetika. Dengan ketelitian dan kesabaran, payet disusun dan ditempelkan untuk memberikan hiasan pada berbagai produk sehingga menghasilkan tampilan yang lebih menarik.
Bagi masyarakat Desa Santanamekar, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu, tetapi juga menjadi bentuk keterampilan yang dapat terus dikembangkan. Kreativitas dalam membuat kreasi payet menjadi salah satu potensi lokal yang dapat dikenalkan kepada generasi muda maupun masyarakat dari luar desa.
Baca juga: Mahasiswa BSI Explore 2026 Kenal Lebih Dekat Perjuangan Buruh Tani di Desa Santanamekar
Mahasiswa BSI Explore 2026 melihat aktivitas tersebut sebagai bagian dari kekayaan potensi masyarakat yang tidak hanya berasal dari sektor pertanian. Keterampilan warga dalam membuat kreasi payet menunjukkan bahwa masyarakat Desa Santanamekar memiliki beragam kreativitas yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif.
Melalui kegiatan BSI Explore 2026, mahasiswa berupaya mengenal berbagai potensi yang ada di Desa Santanamekar, termasuk kebiasaan, keterampilan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pengenalan terhadap kreasi payet diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menggali potensi lokal sekaligus melihat peluang pengembangannya di masa mendatang.
Dengan adanya dukungan dan pengembangan yang tepat, keterampilan membuat kreasi payet berpotensi menjadi salah satu produk kreatif masyarakat Desa Santanamekar yang memiliki nilai tambah serta dapat mendukung pemberdayaan warga.









