TasikmalayaHitz, GARUT– Kabupaten Garut kembali membuktikan diri sebagai gudang destinasi wisata alam yang memukau. Salah satu permata yang kini tengah naik daun adalah Leuwi Tonjong, sebuah destinasi di Kecamatan Cihurip yang menawarkan panorama tebing kembar ikonik dan kejernihan air hijau toska yang menenangkan.
Berbeda dengan destinasi wisata air pada umumnya, Leuwi Tonjong menyuguhkan pemandangan dua tebing raksasa yang menjulang tinggi, mengapit aliran air jernih dengan latar belakang air terjun kecil yang asri. Keunikan lanskap ini bahkan telah mengantarkan Leuwi Tonjong meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata sebagai pemenang kategori “Surga Tersembunyi”.
Komitmen Peningkatan Infrastruktur
Menanggapi tingginya minat wisatawan, Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan komitmennya untuk mempercepat penataan kawasan tersebut. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah perbaikan aksesibilitas.
“Leuwi Tonjong memiliki potensi eksotis yang luar biasa, namun kami menyadari akses dan fasilitas parkir masih menjadi tantangan. Pada tahun anggaran 2019, pemerintah fokus membangun jalan lingkungan agar wisatawan dapat berkunjung dengan lebih nyaman dan aman,” ujar Helmi.
Panduan Bagi Wisatawan
Bagi para pelancong yang ingin mencicipi ketenangan di Leuwi Tonjong, berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
-
Waktu Terbaik: Sangat disarankan berkunjung pada musim kemarau. Pada periode ini, debit air cenderung stabil dan berwarna hijau bening. Sebaliknya, saat musim hujan, air dapat berubah warna menjadi kecokelatan akibat aliran sedimen.
-
Aktivitas: Pengunjung dapat menyusuri danau dengan rakit tradisional atau berenang di area pinggiran yang relatif dangkal.
-
Akses Perjalanan: Berjarak sekitar 3 jam perjalanan dari pusat kota Garut ke arah Cihurip (jalur Pantai Pameungpeuk). Setibanya di lokasi parkir, pengunjung akan diajak trekking ringan selama 15-20 menit menembus suasana pedesaan yang asri.
Dengan penataan yang terus berjalan, Leuwi Tonjong diprediksi akan menjadi ikon baru pariwisata Jawa Barat yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian alam Garut Selatan.



