Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Momen pembagian rapor semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMKN 1 Kota Tasikmalaya menghadirkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Di tengah ramainya orang tua yang datang mendampingi anak mereka, seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya terlihat hadir sebagai wali bagi seorang siswi yang tidak dapat ditemani keluarganya.
Kehadiran petugas Damkar tersebut sontak menarik perhatian warga sekolah saat kegiatan pembagian rapor berlangsung di SMKN 1 Kota Tasikmalaya, Kecamatan Cipedes, Rabu, (24/6).
Siswi bernama Chalsa diketahui meminta bantuan Damkar untuk mendampinginya mengambil rapor. Sejak ayahnya meninggal dunia pada September 2025, Chalsa hanya tinggal bersama ibunya yang harus tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Ayah sudah meninggal, sedangkan mama harus bekerja di Tasikmalaya dan tidak bisa ditinggal. Kalau dipaksakan libur, upahnya bisa dipotong dan tidak dapat uang,” kata Chalsa.
Baca juga: Mantan Ketua DPRD Kota Banjar Divonis 3 Tahun dalam Perkara Korupsi Tunjangan Rumah Dinas
Kondisi tersebut membuat Chalsa kesulitan mencari wali yang dapat hadir ke sekolah. Kedua kakaknya diketahui sedang merantau dan bekerja di Bekasi sehingga tidak memungkinkan untuk pulang mendampinginya.
Tidak ingin datang sendirian saat pembagian rapor, Chalsa kemudian mencoba menghubungi Damkar Kota Tasikmalaya melalui nomor yang ia peroleh dari media sosial. Di luar dugaan, pesan yang dikirimkannya mendapat respons cepat dari petugas.
“Awalnya cuma iseng, tapi ternyata direspons sangat cepat dan langsung disetujui. Saya pilih Damkar karena mereka terkenal sangat gercep (gerak cepat) kalau membantu masyarakat,” kata Chalsa.
Setelah menerima permintaan tersebut, regu piket Damkar Kota Tasikmalaya segera berkoordinasi dan mengirimkan personel ke sekolah. Petugas hadir untuk mendampingi Chalsa sekaligus memastikan proses pengambilan rapor berjalan lancar.
Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengaku pengalaman tersebut menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pelayanan yang dilakukan pihaknya.
Baca juga: Viral! Pelajar SMP di Tasikmalaya Diduga Dianiaya Belasan Remaja, KPAI Turun Tangan
“Ini pertama kalinya kami mendapatkan tugas mengambil rapor siswa. Biasanya, selain memadamkan kebakaran, tugas nonkebakaran kami meliputi evakuasi kucing, pelepasan cincin, menangkap ular, dan sejenisnya. Namun, karena ini bagian dari pelayanan masyarakat, kami dengan senang hati membantu,” kata Hendrik.
Selain memenuhi permintaan Chalsa, petugas Damkar juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenalkan berbagai layanan nonkebakaran kepada orang tua dan siswa yang hadir di sekolah.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warga sekolah karena dinilai menunjukkan kepedulian dan respons cepat petugas terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran Damkar tidak hanya membantu seorang siswi mengambil rapor, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan yang dihadapi keluarganya.



