Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Potensi wisata alam di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya terus menarik perhatian mahasiswa BSI Explore 2026. Salah satu destinasi yang turut dieksplorasi adalah Curug Gado Bangkong, air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter yang berada tidak jauh dari kawasan Curug Badak.
Curug Gado Bangkong menawarkan suasana alam yang masih asri dengan tebing-tebing di sisi air terjun yang dipenuhi pepohonan dan hutan lebat. Kondisi tersebut membuat kawasan curug memiliki suasana yang sejuk serta memberikan pengalaman tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata alam.
Dibandingkan dengan Curug Badak, akses menuju Curug Gado Bangkong saat ini tergolong lebih mudah. Kondisi jalan menuju kawasan tersebut sudah cukup baik sehingga dapat dilalui dengan lebih nyaman oleh pengunjung.
Dengan ketinggian mencapai sekitar 70 meter, aliran air Curug Gado Bangkong menjadi salah satu daya tarik utama. Air yang jatuh dari tebing tinggi berpadu dengan hijaunya pepohonan di sekelilingnya, menciptakan pemandangan alam yang potensial untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Desa Santanamekar.
Baca juga: Menembus Akses Sulit, Mahasiswa BSI Explore 2026 Eksplorasi Curug Badak Santanamekar
Namun, di balik potensi alam yang dimiliki, pengelolaan kawasan Curug Gado Bangkong masih menghadapi sejumlah tantangan. Saat ini, jumlah masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan area curug masih terbatas. Kondisi tersebut membuat potensi wisata yang dimiliki belum sepenuhnya dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal.
Keberadaan sumber daya alam yang menarik, akses jalan yang relatif baik, serta lingkungan hutan yang masih lebat menjadi modal penting dalam pengembangan Curug Gado Bangkong. Jika didukung dengan pengelolaan yang lebih terorganisasi dan keterlibatan masyarakat sekitar, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata alam yang lebih dikenal oleh masyarakat.
Bagi mahasiswa BSI Explore 2026, kunjungan ke Curug Gado Bangkong menjadi bagian dari kegiatan eksplorasi untuk mengenali berbagai potensi Desa Santanamekar, khususnya di bidang wisata alam. Dokumentasi yang dilakukan diharapkan dapat membantu memperkenalkan keberadaan Curug Gado Bangkong sekaligus menunjukkan bahwa Desa Santanamekar memiliki beragam destinasi alam yang menarik untuk dikembangkan.
Curug Gado Bangkong menjadi salah satu bukti bahwa potensi wisata Desa Santanamekar tidak hanya terletak pada satu destinasi. Dengan panorama air terjun setinggi 70 meter yang dikelilingi hutan lebat dan akses yang semakin baik, kawasan ini memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi wisata alam yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.









