BeritaPendidikanPengabdian MasyarakatTeknologi

Dosen UBSI Tasikmalaya Raih Hibah Pengabdian Masyarakat Nasional 2026: Bukti Nyata Kontribusi Teknologi untuk UMKM Lokal

34
×

Dosen UBSI Tasikmalaya Raih Hibah Pengabdian Masyarakat Nasional 2026: Bukti Nyata Kontribusi Teknologi untuk UMKM Lokal

Share this article

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia akademisi Kota Tasikmalaya. Tim dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya sukses mengamankan pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.

Prestasi ini menjadi catatan gemilang mengingat ketatnya persaingan antar perguruan tinggi di seluruh Indonesia dalam memperebutkan pendanaan dari kementerian baru tersebut.

Fokus pada Inovasi Teknologi dan Kearifan Lokal

Tim yang diketuai oleh Herlan Sutisna, dengan anggota dosen Taufik Wibisono dan Ratningsih, dan anggota mahasiswa Reyhan Andrea Firdaus dan Zamzam Permana Maulana Sidik mengusung program bertajuk: “Pendampingan Optimalisasi Manajemen Usaha dan Pemasaran Produk Anyaman Pandan Laut Berbasis Teknologi Informasi pada UMKM RIMA Craft Tasikmalaya”.

Program ini hadir sebagai solusi konkret terhadap tantangan digitalisasi yang dihadapi pelaku usaha lokal. Melalui Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, tim UBSI berkomitmen mengintegrasikan keahlian di bidang Teknologi Informasi dengan potensi kerajinan khas Tasikmalaya.

Rahasia di Balik Sukses Tembus Hibah Nasional

Herlan Sutisna mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan yang komprehensif dan selaras dengan visi UBSI. Ada beberapa poin kunci yang membuat proposal mereka unggul di mata reviewer nasional:

  1. Solusi Berbasis Data & Masalah Riil: Tim melakukan observasi mendalam untuk menjawab kebutuhan nyata UMKM RIMA Craft, bukan sekadar teori akademis.
  2. Integrasi Digital Kreatif: Selaras dengan identitas UBSI, program ini menitikberatkan pada optimalisasi manajemen dan pemasaran melalui platform teknologi terbaru untuk meningkatkan skala bisnis mitra.
  3. Kualitas Administrasi yang Presisi: Kepatuhan terhadap format dan standar luaran Kemdiktisaintek menjadi prioritas utama tim guna memastikan lolos di setiap tahap seleksi.
  4. Dampak Berkelanjutan (Sustainability): Rencana program dirancang agar UMKM tetap mandiri dan terus berkembang meski masa pendampingan telah berakhir.

UBSI Tasikmalaya: Melahirkan Inovator untuk Masyarakat

Pencapaian ini mempertegas posisi UBSI Tasikmalaya sebagai kampus yang tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata di lapangan.

“Keberhasilan ini adalah persembahan kami untuk civitas akademika UBSI dan masyarakat Tasikmalaya. Kami ingin menunjukkan bahwa dosen UBSI siap menjadi motor penggerak transformasi digital bagi UMKM lokal agar mampu bersaing di level nasional,” ujar Herlan.

Dengan raihan hibah ini, Universitas Bina Sarana Informatika terus membuktikan komitmennya dalam mendukung visi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sentuhan teknologi informasi dan inovasi tanpa batas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *