TasikmalayaHitz, Ciamis – Mahasiswa Universitas Siliwangi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program AKSI PRO SEHAT di Desa Cijulang, Kabupaten Ciamis. Program ini merupakan bagian dari upaya akademisi dalam mendorong penerapan perilaku hidup sehat sekaligus pengendalian hipertensi di tingkat masyarakat.
Kegiatan ini dilatar belakangi oleh masih ditemukannya prevalensi hipertensi yang dipengaruhi oleh rendahnya konsistensi masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat. Menyikapi kondisi tersebut, program AKSI PRO SEHAT dirancang secara komprehensif, tidak hanya menitikberatkan pada aspek edukasi, tetapi juga pada praktik langsung yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peluncuran program yang dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Camat Cihaurbeuti, Kepala Desa Cijulang, kader kesehatan, tenaga kesehatan dari puskesmas, serta unsur masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana memaparkan tujuan dan mekanisme program sekaligus memperkenalkan Jurnal Kendali Hipertensi sebagai instrumen pemantauan kesehatan masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan, Nisa Azahra Febriana, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
“Program ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kami mendorong terbentuknya kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, serta menghadirkan Jurnal Kendali Hipertensi sebagai sarana pendukung dalam pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara mandiri,” ujarnya.
Tahapan selanjutnya dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 sebagai fase implementasi program di lapangan sekaligus langkah awal keberlanjutan kegiatan. Berbagai aktivitas dilakukan secara terpadu, meliputi kegiatan fisik, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta tindak lanjut berupa konsultasi dan penanganan sesuai kondisi peserta.
Seluruh hasil pemeriksaan dan pemantauan kesehatan dicatat dalam Jurnal Kendali Hipertensi yang berfungsi sebagai media kontrol kesehatan mandiri. Instrumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat guna meningkatkan kesadaran serta kemandirian dalam menjaga kondisi kesehatan.

Melalui program ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis terkait pola hidup sehat, tetapi juga pengalaman praktis dalam penerapannya. Keterlibatan kader kesehatan dan tenaga kesehatan dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program, sehingga implementasi pola hidup sehat diharapkan dapat terus berjalan secara mandiri di tengah masyarakat.









