Kesehatan

Jangan Sering Jilat Bibir, Petroleum Jelly Bisa Bantu Atasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah

×

Jangan Sering Jilat Bibir, Petroleum Jelly Bisa Bantu Atasi Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Jakarta – Bibir kering dan pecah-pecah sering dianggap sebagai masalah ringan yang cukup diatasi dengan menggunakan pelembap bibir. Padahal, kondisi bibir membutuhkan perhatian khusus karena bagian ini memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kulit pada umumnya.

Mengutip dari detikHealth, Rabu (26/8), bibir merupakan bagian dari jaringan lunak rongga mulut yang terus bergerak saat seseorang berbicara, makan, maupun tersenyum. Aktivitas tersebut membuat bibir lebih mudah mengalami retakan kecil ketika kondisinya kekurangan kelembapan.

Jika tidak ditangani dengan tepat, bibir yang terus-menerus kering dapat mengalami peradangan atau cheilitis. Kondisi tersebut juga dapat muncul di sudut mulut atau dikenal sebagai angular cheilitis, yang biasanya ditandai dengan kemerahan, rasa perih, serta retakan di bagian ujung bibir.

Baca juga: Ampuh Atasi Overthinking, Ini 7 Gerakan Yoga Sederhana agar Tidur Lebih Nyenyak

Secara umum, pelembap bibir bekerja melalui tiga mekanisme, yaitu oklusif, humektan, dan emolien. Bahan oklusif bekerja dengan membentuk lapisan pelindung untuk mengurangi penguapan air, humektan membantu menarik air ke permukaan, sedangkan emolien membantu menghaluskan permukaan bibir dengan mengisi celah kecil pada kulit.

Petroleum jelly menjadi salah satu bahan yang dikenal memiliki kemampuan baik dalam mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit. Bahan tersebut bekerja dengan membentuk lapisan pelindung sehingga kelembapan yang sudah ada pada bibir tidak mudah menguap.

Namun, petroleum jelly tidak menambahkan kelembapan baru pada bibir. Karena itu, penggunaannya dinilai lebih efektif ketika bibir masih dalam keadaan sedikit lembap, misalnya setelah minum atau mandi.

Selain digunakan sebagai bahan perawatan bibir, petroleum jelly juga dikenal dalam praktik kedokteran gigi. Bahan tersebut dapat digunakan untuk membantu melindungi dan melumasi area sekitar mulut saat prosedur perawatan dilakukan.

Kondisi bibir kering juga dapat berkaitan dengan masalah mulut kering atau xerostomia. Dalam beberapa kondisi, penggunaan pelembap khusus pada area mulut dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang dialami pasien.

Baca juga: Gaya Hidup Praktis Ancam Kesehatan Gen Z, Risiko Diabetes hingga Gagal Ginjal Meningkat

Pada kasus sudut bibir yang pecah-pecah, salep berbahan petroleum jelly juga dapat digunakan sebagai salah satu langkah awal untuk melindungi kulit dari iritasi. Retakan pada sudut bibir dapat terjadi akibat paparan air liur secara terus-menerus yang membuat kulit mengalami iritasi.

Meski demikian, penggunaan pelembap bibir perlu diimbangi dengan menghentikan kebiasaan menjilat bibir. Kebiasaan tersebut justru dapat memperparah masalah karena air liur yang terus-menerus mengenai permukaan bibir dapat membuat kelembapan alami semakin berkurang.

Penggunaan pelembap secara berlebihan tanpa menghentikan kebiasaan menjilat bibir juga berpotensi membuat area sekitar bibir terlalu lembap. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi maupun infeksi tertentu.

Karena itu, pelembap bibir sebaiknya digunakan sebagai lapisan pelindung, bukan sebagai alasan untuk terus menjilat bibir. Menghentikan kebiasaan tersebut, menjaga kecukupan cairan, serta menggunakan pelembap yang sesuai dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga bibir tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *