Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, mahasiswa dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif membangun jaringan, kreativitas, dan inovasi. Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya bekerja sama dengan Digital Creative Community (DICO) Tasikmalaya akan menggelar kegiatan Hang Out Campus Online bertajuk “Mengenal DICO: Wadah Mahasiswa Berkembang dan Berinovasi di Era Digital”.

Kegiatan yang akan disiarkan secara langsung melalui TikTok @ubsi_tasikmalaya ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 14.00–15.00 WIB. Acara menghadirkan Haerul Fattah, M.Kom, selaku Head of DICO Tasikmalaya, sebagai narasumber dan akan dipandu oleh Sri Mulyan F.N, mahasiswa UBSI Tasikmalaya.
Melalui kegiatan ini, peserta akan diajak mengenal lebih dekat DICO sebagai komunitas yang mewadahi anak muda, mahasiswa, dan pelaku kreatif digital untuk belajar, berkolaborasi, serta mengembangkan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Perkembangan dunia digital telah membuka banyak peluang baru bagi generasi muda, mulai dari bidang konten kreatif, desain, teknologi, digital marketing, hingga kewirausahaan berbasis digital. Oleh karena itu, kehadiran komunitas seperti DICO dinilai penting sebagai sarana pengembangan kompetensi di luar lingkungan perkuliahan.
Haerul Fattah, M.Kom, selaku narasumber, menyampaikan bahwa komunitas memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan dan pengalaman mahasiswa di era digital.
“Saat ini mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas. Mereka juga perlu membangun jejaring, mengasah kreativitas, dan terlibat dalam berbagai kegiatan kolaboratif. DICO hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar haerul pada tasikmalayahitz.com (23/6).
Sementara itu, kepala kampus UBSI Tasikmalaya berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya aktif berorganisasi dan berkomunitas sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa pengalaman, relasi, dan kemampuan berkolaborasi menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di era digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengenal peluang pengembangan diri yang tersedia melalui komunitas kreatif seperti DICO,” ungkap Agung.
Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih jauh tentang komunitas digital kreatif dan peluang pengembangan diri di era transformasi digital.









