Tasikmalaya, 11 Oktober 2025 – Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan judul “PKM Pendampingan Manajemen Pengelolaan Data Keuangan dan Pemasaran Produk UMKM Ruang Komunitas Digital Desa Serang”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Serang RT 004 RW 001, Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dengan melibatkan Ruang Komunitas Digital Desa Serang sebagai mitra utamanya.
Tim Pelaksana PKM dipimpin oleh Agung Baitul Hikmah dengan anggota dosen Taat Kuspriyono dan Tuti Alawiyah, serta anggota dari mahasiswa Atyla Azfa Al Harits dan Wafa Fauziyyah. FGD diikuti oleh perwakilan UMKM dan pengurus komunitas yang memproduksi olahan makanan rumahan serta kerajinan tangan.
Fokus Diskusi FGD membahas berbagai kendala yang dihadapi mitra, di antaranya belum adanya sistem pencatatan keuangan yang baku, lemahnya kemampuan pemasaran digital, dan belum adanya identitas produk yang kuat seperti logo, label, dan kemasan. Dari hasil diskusi, disepakati langkah strategis berupa pelatihan dasar manajemen keuangan, pendampingan aplikasi pembukuan digital, pembuatan laporan keuangan standar, serta pelatihan desain visual dan pemasaran digital berbasis website UMKM.
Yusup Riyana, selaku Mitra dan sekaligus Ketua Ruang Komunitas Digital Desa Serang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini: “Kami sangat terbantu dengan adanya program pendampingan ini. Banyak pelaku UMKM yang kini memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan promosi digital. Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi kami untuk mengembangkan usaha secara profesional.” Agung Baitul Hikmah Sebagai ketua tim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi kampus dan masyarakat: “Melalui kegiatan PKM ini, kami ingin membantu pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar digital.”
Tujuan dan Relevansi Program PKM ini mendukung pencapaian SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta sejalan dengan Asta Cita 3 dan 6 yang menekankan pembangunan ekonomi kreatif dan kemandirian desa melalui transformasi digital UMKM.
Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Tahun Pendanaan 2025. Kegiatan FGD ini menjadi tahap awal dari rangkaian pendampingan yang akan berlanjut pada pelatihan praktis, mentoring keuangan, dan evaluasi digitalisasi usaha. Hasil kegiatan diharapkan mampu meningkatkan keberdayaan mitra hingga 80% dalam aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital.










Kemendiktisaintek Berdampak