Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Pemerintah Kota Tasikmalaya memperketat pengawasan di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha menyusul insiden ledakan yang terjadi pada Sabtu (11/7) malam. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus memastikan aktivitas di kawasan olahraga dan pusat perekonomian itu kembali berjalan normal.
Mengutip dari NewsTasikmalaya.com, selain meningkatkan pengawasan, pemerintah juga akan mengevaluasi penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Dadaha. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama sejumlah instansi, di antaranya UPTD Dadaha, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Satpol PP, Disporabudpar, serta Dinas Sosial.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan mengatakan proses hukum atas insiden tersebut sepenuhnya ditangani aparat kepolisian. Sementara itu, Pemerintah Kota terus memantau perkembangan kasus melalui laporan dari Kesbangpol.
“Yang pertama itu kan sedang diproses ya. Di kepolisian juga dengan Densus 88, dari Satbrimob juga. Yang pasti di Pemerintah Kota dari Kesbangpol pun sudah menginformasikan ke saya bagaimana kejadiannya, bagaimana kronologisnya,” ujar Viman saat ditemui di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (13/7).
Baca juga: Polisi Kembangkan Kasus Ledakan Dadaha, Densus 88 Geledah Rumah Terduga di Tasikmalaya
Menurut Viman, insiden tersebut menjadi momentum untuk melakukan pembenahan kawasan Dadaha, termasuk menata kembali keberadaan pedagang agar lingkungan tetap tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Dipastikan Dadaha ini nyaman, aman. Dijadikan momen juga untuk PKL ini betul-betul kita kurasi, betul-betul dipilih,” tegas Viman.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan meningkatkan patroli di kawasan Dadaha serta memperkuat pengawasan di ruang-ruang publik lainnya di Kota Tasikmalaya. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Contoh sederhananya, melakukan patroli lebih intens lagi, lebih sering lagi setiap hari. Saya juga langsung mengoordinasikan hal tersebut. Dan juga Kaban Kesbangpol bisa melihat dari sisi lain untuk kondisi SDM di Dadaha,” pintanya.
Viman menegaskan bahwa penguatan pengawasan tidak hanya dilakukan di Dadaha, tetapi juga di berbagai fasilitas umum lainnya karena kawasan tersebut memiliki fungsi sebagai pusat olahraga sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ini bukan hanya di Dadaha, tapi di semua tempat. Ini (Dadaha) kan sarana olahraga sekaligus memang pusat perkembangan ekonomi juga,” pungkas Viman.









