Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya– Warga Perumahan Mutiara Citra, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, dikejutkan dengan ditemukannya seorang bayi laki-laki di sebuah rumah kosong, Rabu (2/9) siang.
Penemuan tersebut terjadi ketika seorang petugas penagihan iuran air bersih sedang berkeliling kompleks. Saat berada di sekitar Blok C, petugas mendengar suara tangisan yang berasal dari sebuah rumah yang sudah lama tidak ditempati.
Mengutip dari detikJabar, Ketua RT setempat, Aditya Prayoga, mengatakan petugas tersebut kemudian mengecek sumber suara hingga menemukan bayi di dalam salah satu kamar.
“Ditemukan tadi sekitar jam 11 siang, pegawai perum bagian penagihan air bersih sedang berkeliling. Saat melintas di dekat TKP, dia mendengar suara tangisan bayi. Pas dihampiri dan dilihat ke dalam rumah, ternyata ada bayi dalam posisi tengkurap,” ujar Aditya.
Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak keamanan perumahan dan pengurus RT. Aditya mengatakan warga belum mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut.
Baca juga: Aksi Emak-emak Makan di Bak Pikap Keliling Tasikmalaya Tuai Sorotan
Ia juga menyebut tidak mengetahui adanya warga sekitar yang sedang hamil dalam beberapa waktu terakhir. Sementara itu, aktivitas keluar masuk perumahan selama ini berada dalam pengawasan petugas keamanan.
“Untuk kondisi keluar masuk perumahan sebenarnya dipantau ketat,” kata Aditya.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Namun, bayi terlebih dahulu dievakuasi agar segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Endang Kusmiran, mengatakan bayi tersebut memiliki berat 2,4 kilogram dan panjang 47 sentimeter.
“Benar siang ini di perum Mutiara Citra telah ditemukan seorang bayi laki-laki dengan berat 2,4 kilogram dengan panjang 47 sentimeter,” kata Endang.
Dari pemeriksaan awal, polisi memperkirakan bayi tersebut telah ditinggalkan beberapa jam sebelum ditemukan. Kondisi plasenta yang sudah mengering menjadi salah satu petunjuk yang diperhatikan petugas.
“Diperkirakan bayi ini dibuang oleh terduga pelaku sekira malam hari karena kondisi plasenta bayi sudah kering,” kata Endang.
Saat ditemukan, bayi berada dalam kondisi tanpa pakaian maupun selimut. Meski demikian, setelah mendapat pemeriksaan, kondisi bayi secara umum dinyatakan sehat. Polisi juga menemukan luka lecet pada bagian kaki.
“Kebetulan kondisi bayi dalam kondisi tanpa sehelai kain apapun, secara umum bayi dalam keadaan sehat, cuma ada luka lecet di kaki,” kata Endang.
Bayi kemudian mendapat penanganan dari bidan sebelum dibawa ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
“Pemeriksaan oleh bidan sudah dilakukan, Alhamdulillah bayi sudah sehat. Sudah diberikan obat, susu, dan sudah digeser ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya,” kata Endang.
Sementara itu, polisi masih berupaya mengungkap siapa pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui identitas orang tua sekaligus kronologi hingga bayi berada di rumah kosong tersebut.
“Untuk pelakunya sedang kami selidiki, mohon doanya, supaya cepat terungkap,” pungkas Endang.



