Teknologi

ASML, Perusahaan di Balik Mesin Rp 6,6 Triliun yang Membuat Chip AI

×

ASML, Perusahaan di Balik Mesin Rp 6,6 Triliun yang Membuat Chip AI

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Veldhoven – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) ternyata tidak hanya bergantung pada perusahaan seperti Nvidia, Google, atau OpenAI. Di balik chip canggih yang digunakan untuk menjalankan teknologi AI, terdapat perusahaan asal Belanda, ASML, yang memproduksi mesin litografi untuk membuat chip. Minggu (4/10).

Dikutip dari Kompas.com, salah satu mesin litografi Extreme Ultraviolet Lithography (EUV) buatan ASML memiliki ukuran sekitar 4,5 meter, bobot lebih dari 150 ton, dan harga mencapai 400 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,6 triliun.

ASML disebut memproduksi sekitar 90 persen alat litografi chip di dunia. Khusus mesin EUV yang digunakan untuk membuat chip paling canggih, ASML saat ini tidak memiliki pesaing langsung.

Baca juga: China Tawarkan Tur Teknologi Rp 264 Juta untuk Investor dan Pebisnis

Mesin tersebut digunakan untuk memindahkan pola sirkuit berukuran sangat kecil ke wafer silikon. Teknologi ini menjadi bagian penting dalam proses produksi chip yang digunakan untuk mendukung perkembangan AI.

Salah satunya adalah GPU Nvidia yang banyak digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI. Nvidia merancang GPU, sementara produksinya dilakukan oleh perusahaan seperti TSMC dengan menggunakan mesin litografi DUV dan EUV dari ASML.

Sebagai contoh, GPU Nvidia Blackwell dibuat menggunakan proses TSMC 4NP dan memiliki sekitar 208 miliar transistor. Karena itu, meski ASML tidak membuat chip atau GPU secara langsung, mesin produksinya menjadi salah satu teknologi penting di balik perkembangan AI modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *