
Tasikmalayahitz – Kamis, 22 Mei 2024, Tasikmalaya, Mahasiswa Bina Sarana Tasikmalaya menggelar kegitan sosialisasi di SDK 4 Bina Bakti Tasikmalaya yang bertajuk “Peduli Lingkungan di Era Teknologi” yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak anak terhadap lingkungan. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 dan diikuti oleh siswa, guru serta staf sekolah
Kegiatan ini menghadirkan berbagai sesi menarik, termasuk presentasi dari Mahasiswa Bina Sarana Informatika, ice breaking, quiz dengan memanfaatkan Teknologi serta anak anak di ajak langsung kepada lingkungan setempat untuk membuang sampah pada tempatnya.
Dalam sabutannya, Kepala Sekolah SDK 4 Bina Bakti, Ibu Merlin, menyampaikan pentingnya kesadaran akan lingkungan di era Teknologi ini. “Kesadaran lingkungan di era teknologi saat ini sangat penting karena perkembangan teknologi sering kali membawa dampak negatif terhadap lingkungan, seperti peningkatan limbah elektronik, polusi digital, dan penggunaan sumber daya yang berlebihan. Teknologi juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran dan solusi lingkungan, misalnya melalui aplikasi yang memonitor konsumsi energi, mengelola limbah, atau meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Di era ini, mengintegrasikan kesadaran lingkungan dengan penggunaan teknologi dapat membantu mengurangi dampak negatif dan mempromosikan keberlanjutan“ ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan hangat dari para siswa. Mereka terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan aktif bertanya kepada narasumber. Salah satu siswa kelas 2, Owen mengatakan “Saya sangat senang bisa belajar dengan kakaknya karena mereka mempresentasikan materi dengan baik dan menarik sehingga saya sadar kita harus peduli lingkungan”
Guru-guru pun turut berpatisipasi dengan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Mereka berkomitmen untuk terus menyadarkan anak anak untuk peduli akan lingkungan dengan memanfaatkan Teknologi yang ada. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mengarahkan dan mendidik siswa agar memiliki keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kepedulian terhadap lingkungan. Beberapa langkah yang dapat diambil oleh guru antara lain:
– Mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kurikulum: Mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak negatif dari ketidakpedulian terhadap kebersihan.
– Menggunakan teknologi sebagai alat pendidikan lingkungan: Memanfaatkan aplikasi dan alat digital yang membantu siswa memahami dan mempraktekkan kebersihan serta kepedulian lingkungan.
– Menetapkan aturan penggunaan teknologi: Mengatur waktu dan cara penggunaan teknologi di kelas agar siswa tidak terlalu bergantung pada perangkat mereka.
– Mengadakan kegiatan luar ruangan: Melakukan kegiatan seperti kerja bakti, penanaman pohon, atau projek lingkungan yang melibatkan siswa secara langsung.
– Memberikan contoh nyata: Guru dapat menjadi teladan dalam hal kepedulian lingkungan dan kebersihan, sehingga siswa bisa melihat pentingnya tindakan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
SDK 4 Bina Bakti berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pendidikan yang holistic dan berwawasan lingkungan. Dengan melibatkan teknologi dalam aktivitas peduli lingkungan, sekolah ini berharap dapat menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan









