Pendidikan

Kainda, Alumni BSI yang Sukses Kembangkan Brand Kuliner “To Ti Tasik” hingga ke Luar Negeri

165
×

Kainda, Alumni BSI yang Sukses Kembangkan Brand Kuliner “To Ti Tasik” hingga ke Luar Negeri

Share this article
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:0; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.0000,0.0000; motionR: 0; delta:null; bokeh:0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.8374602, 0.2059377);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (13, 0);aec_lux: 262.4195;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 42;

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kota Tasikmalaya kembali menghadirkan sosok alumni inspiratif yang telah berhasil membangun usaha kuliner khas sunda bernama “TO ti Tasik” adalah Kainda, alumni yang kini dikenal sebagai pengusaha muda sukses, yang memulai usahanya sejak masih duduk dibangku kuliah. Kainda mengisahkan awal mula perjalanannya membangun usaha nasi TO, hidangan khas sunda yang kini menjadi produk unggulan dengan kemasan modern. Ia memulai bisnisnya dengan semangat sederhana, yakni ingin memperkenalkan kuliner daerah kepada masyarakat yang merindukan cita rasa kampung halaman.

Menariknya, di masa awal perintisnya, produk TO ti Tasik langsung menembus pasar intenasional dengan pengiriman perdana ke Hongkong. Hal inin dilakukan karena banyak Tenaga Kerja Indonesia(TKI) yang bekerja di luar negeri dan merindukan makanan khas sunda.

“Awalnya saya hanya ingin mengobati rasa rindu para TKI terhadap makanan khas daerah sendiri. Dari situlah semangat saya muncul untuk terus mengembangkan TO ti Tasik” ujar Kainda dalam sesi berbagi kisahnya.

Dalam sesi tanya jawab, Kainda mendapatkan pertanyaan menarik dari peserta mengenai perjalanan pengembangan produk, khususnya tentang perubahan desain kemesan yang telah dilakukan beberapa kali dan juga apakah mempengaruhi terhadap pelanggan.

“Ini merupakan kemasan ke lima yang kami gunakan. Setiap perubahan tentu melalui proses evaluasi agar lebih sesuai dengan kebutuhasan pasar. Desain kemasan yang baik bukan hanya soal tampilan, tapi juga kenyamanan, keamanan dan identitas produk. Dan sejauh ini, perubahan justru membuat pelanggan semakin percaya” ungkap Kainda.

Baca Juga : UBSI TASIKMALAYA GELAR SEMINAR MOTIVASI MAHASISWA BARU: ALUMNI DAN MAHASISWA BERPRESTASI BERBAGI INSPIRASI DI ERA DIGITAL

Pertanyaan lain berkaitan dengan strategi pemasaran paling efektif dalam membangun brand kuliner di era digital. “Strategi paling efektif adalah dengan mengikuti trend dan relevan dengan kondisi pasar. Kami selalu mengikuti perkembangan, baik di media sosial maupun tren konsumen agar brand kami tetap dikenal dan diminati.”

Melalui kisahnya, Kainda membuktikan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Semangat, konsisten, dan keberanian untuk terus berinovasi menjadi kunci utama dalam perjalanan bisnisnya. Kini TO ti Tasik tidak hanya dikenal di daerah asalnya, tetapi juga mulai menembus pasar luar negeri sebagai produl kuliner khas yang membanggakan.

Kisah Kainda menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa BSI mampu menjadi wirausahawan muda yang mandiri, kreatif dan berdaya saing global. Dengan semangat pantang menyerah dan komitmen terhadap kualitas, ia berhasil menjadikan produk lokal sebagai bagian dari kebanggaan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *