TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Dalam rangka menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan seminar wajib entrepreneur dengan mengangkat tema “set up your mind to be young entrepreneur”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif Riza Rinzana pengusaha muda sukses di bidang bisnis komputer yaitu CV Megah Glory, sekaligus alumni UBSI angkatan 2010. Dalam penyampaian materinya, Riza berbagi pengalaman perjalanan karirnya dalam membangun bisnis dari awal hingga berhasil mendapatkan kepercayaan dari berbagai mitra. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya datang dari faktor keberuntungan, tetapi juga dari keberanian untuk memulai dan terus belajar.
“Saya itu perintis, bukan pewaris” ujar Riza, dalam sesi penyampaian materi menegaskan bahwa kemandirian dan kerja keras merupakan kunci utama dalam membangun usaha. Riza juga menekankan pentingnya Growth mindset bagi para calon pengusaha muda. Menurutnya seorang entrepreneur harus memiliki keinginan untuk selalu belajar dan memperbarui pengetahuan seiring perkembangan zaman. “Growth mindset berarti selalu belajar dan terus memperbarui pengetahuan. Bukan besok, bukan minggu depan, dan bukan juga tahun depan. Kalau bisa sekarang kenapa tidak?” tegasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Salah satu peserta bertanya mengenai makna modal dalam berwirausaha dan bagaimana cara membangun kepercayaan dengan mitra bisnis. Menjawab pertanyaan tersebut, Riza menyampaikan,
“Modal itu bukan cuma uang, Kita butuh pendekatan dan tindakan nyata agar para mitra percaya. Salah satu caranya adalah dengan membuat proyek atau pekerjaan yang konkret sehingga dapat meningkatkan kepercayaan mereka”
Pertanyaan lain disampaikan mengenai strategi dalam memilih mitra bisnis yang tepat, terutama bagi wirausahawan pemula. Riza menjelaskan bahwa pemilihan mitra harus diseusaikan dengan tujuan dan kapasitas usaha yang dijalnkan.
“Tergantung pada tujuan kita. Jika langsung bekerja sama dengan perusahaan besar, tentu dibutuhkan legalitas dan tanggung jawab yang kuat. Yang terpenting adalah kejujuran. Sasarannya bisa pada intansi seperti sekolah atau desa, dekati intansinya juga dekati suppliernya” jelasnya.
Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan dapat membentuk pola pikir yang positif dan menanamkan semangat untuk menjadi wirausahawan muda yang mandiri, inovatif dan berintegritas. Kegiatan seminar wajib entrepreneur ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami realitas dunia usaha secara lebih mendalam. Dengan begitu diharapkan peserta mampu menyiapkan mental dan mindset sebagai generasi muda yang siap menjadi perintis di dunia bisnis.







