PendidikanBeritaTeknologi

Dosen UBSI Kampus Tasikmalaya Ciptakan Aplikasi Mobile Deteksi Stunting, Percepat Intervensi

×

Dosen UBSI Kampus Tasikmalaya Ciptakan Aplikasi Mobile Deteksi Stunting, Percepat Intervensi

Share this article
Halaman Beranda pada Aplikasi Mobile Deteksi Stunting

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya- Kelompok Penelitian Skema Penelitian Dasar PDP (Penelitian Dosen Pemula) Ditjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang diketuai oleh Herlan Sutisna, S.T, M.Kom, selaku dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya berhasil membuat terobosan baru dalam upaya pencegahan dan deteksi stunting di Indonesia hadir dalam bentuk aplikasi mobile. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memberikan solusi yang efisien dan akurat dalam mengidentifikasi anak usia balita yang mengalami stunting.

Bagaimana cara kerjanya?

Menurut herlan selaku ketua pelaksana peneltian Aplikasi Mobile deteksi stunting ini bertujuan untuk memberikan solusi yang efisien dan akurat dalam mengidentifikasi anak-anak yang mengalami stunting. Dengan memanfaatkan metode fuzzy sugeno dalam pengolahan data variabel/kriteria yang dimiliki anak, aplikasi mobile ini mampu memproses otomatis data antropometri anak yaitu BB/U (Berat Badan Menuru Usia), TB/U (Tinggi Badan Menurut Usia) dan BB/TB (Berat Badan Menurut Tinggi Badan). Hasil implementasi metode fuzzy sugeno dalam aplikasi ini kemudian akan menentukan kondisi anak, apakah normal, mengalami stunting ringan, sedang, parah, atau bahkan obesitas.

“Aplikasi ini menawarkan sejumlah keunggulan yang signifikan. Pertama, akurasi hasil analisis sangat tinggi berkat penggunaan metode fuzzy sugeno. Hal ini menjamin penilaian kondisi anak atau status gizi anak lebih tepat dibandingkan metode konvensional” kata herlan

“aplikasi ini sangat efisien, mempercepat proses penilaian sehingga petugas kesehatan dapat lebih fokus pada tindakan intervensi. Dan bagi orang tua dapat mengakses informasi akurat tentang pertumbuhan dan perkembangan anak mereka” tambahnya.

Fitur Aplikasi:

Aplikasi ini memiliki fitur unggulan yaitu Stunt Analyzer, pada menu ini pengguna bisa menggunakan kalkulator stunting, yang dapat menentukan kondisi anak berdasarkan implementasi metode fuzzy sugeno. pada aplikasi ini juga terdapat fungsi konsultasi berbasis AI (Artificial Intelligence) dan fitur artikel terkait stunting yang menyajikan informasi yang benar dan terkini tentang stunting, penyebab, dampak, dan upaya pencegahannya.

Fitur Artikel Stunting pada Aplikasi Mobile Deteksi Stunting

Manfaat untuk Semua Pihak:

Menurt Herlan Aplikasi mobile ini dapat Memudahkan petugas kesehatan di puskesmas, posyandu, dan rumah sakit dalam proses penilaian status gizi anak atau mendiagnosis stunting pada anak. Dapat meningkatkan akurasi dalam penentuan tingkat keparahan stunting pada anak, sehingga kondisi anak yang mengalami stunting dapat ditangani dengan cepat proses intervensi untuk mencegah dampak jangka panjang dari stunting, terutama dampak negatif terhadap perkembangan otak anak.

Di sisi lain, orang tua dapat menggunakan aplikasi ini sebagai sumber informasi yang akurat dan terkini mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak mereka. Dengan demikian, orang tua dapat lebih proaktif dalam memantau kesehatan anak dan mengambil tindakan yang tepat jika diperlukan. selain itu aplikasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting. Secara keseluruhan, aplikasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia, dengan memberikan alat yang efektif untuk deteksi dini dan intervensi terhadap kasus stunting.

“Aplikasi ini menjadi ‘asisten cerdas’ bagi petugas kesehatan dalam mendiagnosis stunting, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.” Terang herlan

Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat mempercepat upaya penanganan stunting. Deteksi dini dan intervensi yang tepat akan memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *