TasikmalayaHitz, Taskmalaya-Kelompok Penelitian Hibah PDP Batch III yang diketuai oleh Agung Baitul Hikmah, S.Kom, M.Kom, selaku dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Inovasi Teknologi Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk Siswa Berkebutuhan Khusus Tunanetra.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 5 November 2024, di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya, mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Hj. Lia Anjasmara, para guru, dan siswa tunanetra dari SLB Yayasan Bahagia. Dalam materinya, Agung Baitul Hikmah menjelaskan bahwa tujuan utama FGD ini adalah untuk mendapatkan masukan terkait aplikasi media pembelajaran berbasis AI yang telah dikembangkan khusus bagi siswa tunanetra.
Agung bersama anggota tim peneliti lainnya, Haerul Fatah dan Vincent Christian, memaparkan konsep aplikasi berbasis voice yang diharapkan dapat memudahkan siswa tunanetra dalam mengakses materi pembelajaran. “Harapannya, acara ini bisa memberikan masukan tentang pemanfaatan aplikasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” ujar Agung.
Selain itu, Agung juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tim peneliti dan pihak sekolah untuk memastikan aplikasi ini benar-benar dapat memenuhi kebutuhan siswa tunanetra. Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SLB Yayasan Bahagia, Hj. Lia Anjasmara, menyarankan agar aplikasi yang dikembangkan dapat mendukung proses pembelajaran siswa tunanetra dan diiringi pelatihan bagi guru serta siswa.
“Dengan adanya pelatihan, aplikasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Semoga FGD ini bisa memperkuat sinergi antara peneliti dan pihak sekolah dalam pengembangan aplikasi pembelajaran yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa tunanetra dengan memanfaatkan indera pendengaran sebagai media utama dalam proses belajar,” tambahnya.









