TasikmalayaHitz, Bangkok- Timnas Futsal Putri Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand berujung manis dengan raihan medali perak. Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Vietnam setelah takluk dengan skor 0-5 pada partai puncak yang berlangsung di Bangkokthonburi University Gymnasium, Bangkok, Kamis (18/12) sore.
Meski hasil akhir belum sesuai harapan, pencapaian ini menjadi prestasi tertinggi Timnas Futsal Putri Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka di SEA Games. Sebelumnya, raihan terbaik hanya medali perunggu pada edisi 2017.
Vietnam tampil efektif sejak menit awal pertandingan. Lima gol kemenangan dicetak oleh Le Thi Thanh Ngan (5’, 6’), Tran Thi Thuy Trang (8’), K’Thua (11’), serta Tran Nguyet Vi (40’). Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Vietnam meraih medali emas pertama mereka sejak debut di cabang futsal putri pada SEA Games 2007.
Pada awal laga, Timnas Futsal Putri Indonesia sempat mengambil inisiatif serangan dalam tiga menit pertama. Namun, Vietnam justru membuka keunggulan melalui tembakan keras Le Thi Thanh Ngan pada menit kelima. Kesalahan antisipasi kembali dimanfaatkan pemain yang sama untuk menggandakan skor semenit berselang, sebelum gol ketiga dicetak Tran Thi Thuy Trang di menit kedelapan.
Tertinggal tiga gol, Garuda Pertiwi berupaya bangkit dengan mengandalkan kecepatan pemain sayap. Peluang emas sempat hadir lewat serangan balik yang diselesaikan Dhea Febrina, namun bola masih melebar dari gawang lawan. Upaya lanjutan dari Fitriya Hilda, Jein Sitty Way, dan Dhea Febrina juga belum membuahkan hasil setelah kiper Vietnam tampil solid di bawah mistar.
Vietnam kembali menambah keunggulan lewat K’Thua pada menit ke-11, memanfaatkan kesalahan antisipasi Sella Salsadila. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Timnas Futsal Putri Indonesia terus berjuang mencari gol, namun justru kebobolan satu gol tambahan di penghujung laga melalui Tran Nguyet Vi. Skor 5-0 menutup pertandingan final tersebut.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Vicky Sianipar, menegaskan bahwa perjuangan tim patut diapresiasi meski gagal membawa pulang emas.
“Tentu ini bukan hasil yang kita inginkan, tapi ini perjuangan yang patut kita banggakan. Saya ucapkan terima kasih kepada pelatih dan pemain. Semangat ini akan terus kita bangun untuk kompetisi internasional berikutnya,”
ujar Vicky Sianipar.
Perjuangan Timnas Futsal Putri Indonesia di laga final turut disaksikan langsung oleh Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro bersama Deputi Pembudayaan Olahraga Sri Wahyuni. Medali perak SEA Games 2025 ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan futsal putri Indonesia di level Asia Tenggara.



