BeritaBisnisKesehatanPendidikanPengabdian MasyarakatTeknologi

Perkuat Literasi Digital dan Wawasan Pancasila di Era Algoritma, Universitas Bina Sarana Informatika Tasikmalaya Gelar Pengabdian Masyarakat di SMKN 1 Ciamis

188
×

Perkuat Literasi Digital dan Wawasan Pancasila di Era Algoritma, Universitas Bina Sarana Informatika Tasikmalaya Gelar Pengabdian Masyarakat di SMKN 1 Ciamis

Share this article

TasikmalayaHitz,CIAMIS, 05 November 2025 – Menjawab tantangan disrupsi digital yang semakin kompleks,
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UBSI Tasikamalaya yang terdiri dari Elsa
Nurjanah Maryanti, Fasya Fauziyyah, Fachry Afrizal Zhafran, Mohammad Rizki Putra
Subakti, Muhammad Rava Putra Santosa, Revaldi Heryanto Putra, Sandra Saeful Anwar, dan
Riko Komarudin bekerjasama dengan SMKN 1 Ciamis menggelar lokakarya bertema “Literasi
Digital Dan Pancasila Di Era Algoritma”.
Kegiatan yang diikuti oleh 34 siswa ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan
kemampuan kritis dalam mengelola informasi di ruang digital, sekaligus memperkuat
pemahaman ideologi Pancasila sebagai filter dalam berinteraksi di dunia maya.
Era algoritma, yang ditandai dengan personalisasi konten oleh media sosial dan mesin pencari,
dinilai memiliki dua sisi mata uang. Di satu sisi, ia memudahkan akses informasi. Di sisi lain,
ia berpotensi menciptakan ‘gelembung filter’ (filter bubble) dan ‘ruang gema’ (echo chamber)
yang dapat memperuncing perbedaan, menyuburkan hoaks, dan mengikis nilai persatuan.
Fachry Afrizal Zhafran, selaku Ketua Tim PKM UBSI Tasikmalaya, menyatakan bahwa literasi
digital saat ini tidak cukup hanya sebatas “bisa menggunakan gawai”.
“Di era algoritma, kita tidak hanya mengonsumsi informasi, tetapi juga ‘dibentuk’ oleh
informasi yang disodorkan kepada kita. Tantangannya adalah bagaimana siswa tetap bisa
berpikiran terbuka, kritis, dan memegang teguh nilai toleransi serta persatuan (Sila ke-3
Pancasila) ketika algoritma cenderung mengelompokkan kita dengan yang sepaham saja,” ujar
Fachry.
Meneropong Pancasila dalam Algoritma
Lokakarya ini tidak hanya membahas aspek teknis literasi digital seperti deteksi hoaks, jejak
digital, dan keamanan data, tetapi juga menggali relevansi Pancasila dalam konteks kekinian.
Para siswa diajak untuk mendiskusikan bagaimana:
✓ Sila Pertama (Ketuhanan YME) diwujudkan dengan tidak menyebar ujaran kebencian
berbasis agama di media sosial.
✓ Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) diimplementasikan melalui etika digital
(netiket) dan tidak melakukan perundungan siber (cyberbullying).
✓ Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) ditantang oleh politik identitas dan polarisasi di media
sosial.
✓ Sila Keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat…) diuji ketika ruang diskusi publik
digital dipenuhi ‘buzzer’ dan sentimen, bukan musyawarah.
✓ Sila Kelima (Keadilan Sosial) berkaitan dengan kesenjangan digital (digital divide) dan
akses informasi yang adil bagi semua.
Kepala SMKN 1 Ciamis, H. Cepy Wahyudin, A.Md., S.Kom, M.Kom menyambut baik
kolaborasi ini. Pihaknya menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan siswa
di era Revolusi Industri 4.0.
“Kami di SMKN 1 Ciamis berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara
kejuruan, tetapi juga berkarakter Pancasila dan cerdas digital. Kegiatan ini sangat membantu
siswa kami untuk menjadi warga negara digital yang bertanggung jawab, kritis, dan tidak
mudah terprovokasi oleh konten negatif,” ungkap H. Cepy Wahyudin, A.Md., S.Kom, M.Kom.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi studi kasus analisis konten media sosial dan diskusi
kelompok. Tim PKM UBSI Tasikmalaya berharap kegiatan ini dapat menjadi model kolaborasi
berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah menengah untuk menciptakan
ekosistem digital Indonesia yang sehat dan berlandaskan Pancasila.
Tentang Universitas Bina Sarana Informatika Tasikmalaya
UBSI Tasikmalaya adalah kampus digital kreatif yang Unggul di bidang Teknologi, Ekonomi,
dan Ilmu Kesehatan. Didirikan pada tahun 2004 dan resmi menjadi universitas pada tahun
2018, UBSI telah menorehkan berbagai pencapaian, termasuk akreditasi “Baik Sekali” untuk
Program Studi Sistem Informasi. Kampus ini menawarkan program studi yang relevan dengan
perkembangan industri, serta memiliki BSI Career Center yang aktif membantu mahasiswa
dalam mencari pekerjaan di dunia digital.
Tentang SMKN 1 Ciamis
SMKN 1 Ciamis adalah sekolah menengah kejuruan negeri yang terletak di Jl. Jend. Sudirman
No. 269, Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sekolah ini
didirikan pada 10 Agustus 1964 dan saat ini memiliki akreditasi A dari Badan Akreditasi
Nasional (BAN-S/M) dengan nilai 98 pada tahun 2018. SMKN 1 Ciamis menawarkan berbagai
program keahlian di bidang bisnis, manajemen, pariwisata, dan teknologi informasi dan
komunikasi. Sekolah ini juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang membantu
siswa mengembangkan minat dan bakat mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *