TasikmalayaHitz, Awal Februari 2026 ternyata tidak membawa kabar baik bagi urusan dapur. Di berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Tasikmalaya dan sekitarnya, harga beras kembali merangkak naik. Fenomena ini membuat para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner mulai “ketar-ketir” karena kenaikannya merata di hampir semua jenis kualitas beras.
Pantauan di beberapa pasar tradisional menunjukkan bahwa beras medium yang biasanya lebih terjangkau, kini harganya sudah mulai mendekati harga beras premium bulan lalu. Kondisi ini dipicu oleh masa paceklik di beberapa lumbung padi serta kendala distribusi akibat cuaca ekstrem yang masih sering melanda wilayah Jawa Barat.
Kenaikan ini bukan sekadar angka di papan tulis pasar. Dampaknya sangat terasa bagi pedagang yang omzetnya mulai menurun karena pembeli yang biasanya beli per karung, kini beralih beli literan.
Salah satu pedagang di pasar tradisional, Haji Maman (52), mengungkapkan realita pahit yang dihadapi para pedagang saat ini:
“Pusing kita, dari bandarnya memang sudah tinggi harganya. Mau dinaikkan terlalu mahal kasihan pelanggan, nggak dinaikkan kita yang nombok. Akhirnya ya stok dikurangi saja, yang penting tetap ada buat pelanggan tetap,” ujarnya.
Respons Pemerintah: Akankah Ada Operasi Pasar?
Pihak Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Jawa Barat menyebutkan bahwa pihaknya tengah memantau ketat pergerakan harga ini. Rencana operasi pasar mulai dicanangkan untuk menekan lonjakan harga agar tidak semakin liar dan membebani masyarakat kelas bawah.
Kondisi ini juga diperparah dengan fluktuasi harga kebutuhan lain seperti cabai dan minyak goreng yang ikut-ikutan “panas”. Warga pun mulai disarankan untuk lebih bijak dalam mengatur pengeluaran dan tidak melakukan panic buying yang justru bisa memperburuk stok di pasar.
Tips Hemat di Tengah Kenaikan Harga:
-
Beli Eceran di Warung Terdekat: Kadang selisih harga antar warung bisa dimanfaatkan untuk menghemat sedikit pengeluaran.
-
Cari Alternatif Karbohidrat: Sesekali mengganti nasi dengan jagung atau umbi-umbian bisa jadi variasi yang sehat sekaligus hemat.
-
Pantau Info Operasi Pasar: Pantau akun media sosial pemerintah setempat untuk jadwal pasar murah yang biasanya diadakan di tingkat kecamatan.
Semoga saja kenaikan ini hanya sementara dan stok beras nasional segera kembali stabil, sehingga “urusan perut” warga Jawa Barat tidak semakin tercekik.



