Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Proses pemulangan jemaah haji asal Kota Tasikmalaya tahun 2026 resmi berakhir setelah rombongan terakhir yang tergabung dalam Kloter 28 dan Kloter 29 tiba di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya pada Senin, (22/6)malam. Sebanyak 440 jemaah kembali ke daerah asalnya setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan rombongan terakhir tersebut sekaligus menandai selesainya seluruh tahapan pemulangan jemaah haji Kota Tasikmalaya tahun ini. Sejak sore hari, ratusan anggota keluarga telah memadati area GDI untuk menyambut kepulangan sanak saudara mereka.
Mengutip dari News Tasikmalaya.com, Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, mengatakan bahwa jemaah yang tiba pada malam itu merupakan kelompok terakhir dari total jemaah haji asal Kota Tasikmalaya yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026.
“Ini merupakan kepulangan kloter terakhir, yakni Kloter 28 dan 29, dengan jumlah 440 jemaah,” ujar Husna.
Menurutnya, jumlah jemaah yang berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini mencapai 1.348 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak lima jemaah dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.
Baca juga: Arab Saudi Gunakan AI dan Gerbang Elektronik untuk Percepat Kepulangan Jemaah Haji
“Jumlah jemaah yang kembali ke Tanah Air sebanyak 1.343 orang. Dengan kepulangan kloter terakhir ini, seluruh jemaah haji asal Kota Tasikmalaya telah kembali,” katanya.
Suasana haru tampak menyelimuti area penyambutan saat belasan bus yang membawa para jemaah memasuki halaman GDI sekitar pukul 21.59 WIB. Tangis bahagia dan pelukan hangat dari keluarga mengiringi momen pertemuan setelah para jemaah menjalani ibadah selama beberapa pekan di Arab Saudi.
Salah seorang jemaah asal Kecamatan Tamansari, Ajat Sudrajat, mengaku bersyukur dapat kembali ke Kota Tasikmalaya bersama istrinya dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah lega, bisa kembali ke Kota Tasikmalaya dengan selamat dan bertemu lagi dengan keluarga,” ujarnya.
Ajat mengungkapkan bahwa pengalaman selama berada di Tanah Suci memberikan banyak pelajaran berharga, terutama mengenai pentingnya kesabaran dalam menjalani berbagai aktivitas ibadah.
“Yang paling berkesan itu belajar sabar. Di sana antrean sangat panjang dan kesabaran benar-benar diuji. Mudah-mudahan saya dan istri menjadi haji yang mabrur dan bisa lebih baik lagi dalam beribadah,” katanya.
Baca juga: Imbas Perang, Kemenag Tasik Pantau Keberangkatan Jemaah Umrah
Selain menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah, Husna juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebagai salah satu faktor utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Menurutnya, aspek kesehatan akan menjadi perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan haji pada masa mendatang.
“Kesehatan jemaah menjadi perhatian utama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah dan mohon maaf apabila selama proses pelayanan masih terdapat kekurangan. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan senantiasa diberikan kesehatan,” tuturnya.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, pengamanan dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota bersama Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya. Petugas mengatur arus kendaraan dan membantu proses penyambutan hingga seluruh jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarganya masing-masing.
Dengan tibanya Kloter 28 dan Kloter 29, rangkaian pemulangan jemaah haji Kota Tasikmalaya tahun 2026 resmi ditutup dan seluruh jemaah yang kembali ke Tanah Air telah tiba dengan selamat di daerah asalnya.









