TasikmalayaHitz. Sukaratu – Kawasan wisata Cipanas Galunggung kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi primadona di Kabupaten Tasikmalaya. Memasuki puncak libur akhir tahun pada Sabtu, 27 Desember 2025, ribuan pelancong dari berbagai daerah tampak memadati area pemandian air panas alami yang tersohor dengan udara sejuk pegunungannya tersebut.
Lonjakan pengunjung ini bukan sekadar fenomena musiman, melainkan menjadi angin segar bagi pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga akhir Desember ini, realisasi pendapatan dari sektor pariwisata Galunggung dilaporkan telah menyentuh angka 85 persen dari target tahunan, dan diprediksi akan terus meningkat hingga malam pergantian tahun.
Menanggapi ramainya kunjungan tersebut, pihak Perhutani KPH Tasikmalaya melakukan langkah preventif dengan terjun langsung ke lapangan. Monitoring dilakukan secara menyeluruh mulai dari pengecekan sarana prasarana, kebersihan lingkungan, hingga sistem keamanan bagi para wisatawan.
Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya, melalui Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perpajakan, Tedi Sutedi, menegaskan bahwa kenyamanan pengunjung adalah prioritas utama di tengah peningkatan aktivitas wisata hutan saat ini.
“Perhutani terus mendorong pengelolaan wisata hutan yang mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan tetap menjaga kelestarian hutan,” ungkap Tedi Sutedi saat memantau lokasi.
Langkah monitoring ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Kehadiran petugas dianggap mampu memberikan rasa aman, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan seiring padatnya arus masuk kendaraan menuju kawasan wisata.
Kepala Desa Sundakerta, Anton Raksadiwangsa, menilai koordinasi yang baik antara pengelola dan pemerintah desa menjadi kunci agar ekosistem wisata tetap kondusif.
“Monitoring ini sangat penting untuk memastikan wisata tetap aman, tertib, dan nyaman bagi pengunjung. Kami berharap sinergi antara Perhutani dan pihak desa terus terjalin kuat,” jelas Anton.
Bagi Anda yang berencana menghabiskan waktu libur akhir tahun di Tasikmalaya, kawasan Galunggung tetap menjadi pilihan utama. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap prakiraan cuaca ekstrem yang sering terjadi pada sore hari serta mengikuti arahan petugas di lokasi demi keselamatan bersama selama berwisata.









