TeknologiBeritaLokalPendidikan

BSI Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Atasi Oversharing di Media Sosial

173
×

BSI Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Atasi Oversharing di Media Sosial

Share this article
Flatform Media Sosial

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Perilaku oversharing atau membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial kini menjadi perhatian serius kalangan pendidik, termasuk di lingkungan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya. Dosen tetap, Bambang Kelana Simpony, menyampaikan bahwa fenomena ini tidak hanya berdampak pada reputasi, tetapi juga berisiko terhadap keamanan digital mahasiswa.
“Oversharing sering kali dianggap hal sepele. Padahal, membagikan lokasi, aktivitas harian, bahkan dokumen pribadi seperti kartu mahasiswa atau bukti pembayaran, bisa menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber,” jelas Bambang.
Menurutnya, mahasiswa sebagai bagian dari generasi digital perlu memahami bahwa jejak digital tidak mudah dihapus. Banyak kasus terjadi ketika postingan lama atau unggahan spontan di media sosial menjadi masalah di kemudian hari, termasuk saat melamar pekerjaan.
“Di Universitas BSI Kampus Tasikmalaya, kami tidak hanya fokus pada keterampilan teknis digital, tetapi juga pembentukan karakter digital. Mahasiswa dibimbing untuk menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan aman,” lanjutnya.
Bambang menambahkan bahwa edukasi tentang etika digital dan keamanan informasi menjadi bagian program pembelajaran dan kegiatan non-akademik. Mahasiswa dilatih untuk memahami mana informasi yang aman dibagikan ke publik, serta bagaimana mengatur privasi akun mereka.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Universitas BSI Kampus Tasikmalaya sebagai kampus teknologi yang tidak hanya terjangkau secara biaya, tetapi juga proaktif dalam menghadapi tantangan era digital.
“Kami ingin mahasiswa kami unggul secara kompetensi dan tetap aman dalam ruang digital,” pungkas Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *