TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Sebagai bentuk aksi nyata dalam menghadapi era ekonomi digital, Mahasiswa Universitas BSI Tasikmalaya melaksanakan PKM atau Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul “UMKM Desa Kaputihan Go Digital! Penerapan Digital Marketing Berbasis Konten Kreatif untuk Meningkatkan Penjualan Produk Lokal.” yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap berlangsungnya masyarakat Desa Kaputihan. Adapun Kepala Desa Kaputihan Ujang Herman, RN, SP,d.I, dalam penuturannya menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian usaha yang membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi digital.
“Kami ingin agar UMKM tidak ketinggalan atau malah tersingkir di tengah maraknya arus digitalisasi. Dengan adanya kegiatan pembekalan ilmu penerapan Digital Marketing berbasis Konten Kreatif ini, pelaku usaha diharapkan bisa tetap eksis didunia usaha dan bahkan memperluas jangkaunya,” ujar beliau.
Pelatihan sehari penuh ini bertujuan membekali peserta dengan dasar-dasar digital marketing dan pasar konten yang mudah dipahami. Selain teori, peserta langsung diajak praktik membuat konten promosi sederhana tapi menarik. Mereka belajar strategi media sosial seperti Instagram dan TikTok, bahkan langsung membuat unggahan sendiri menggunakan perangkat mereka.
Peserta juga dibekali pentingnya storytelling. Dengan begitu, digital marketing, SEO, dan branding menjadi kunci agar produk lokal memiliki identitas yang kuat dan mudah diingat konsumen. Implementasi digital marketing berbasis konten kreatif ini diharapkan mempercepat pertumbuhan UMKM Desa Kaputihan, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui program PKM ini, mahasiswa dan masyarakat berkolaborasi mewujudkan desa digital berdaya saing global. Hasil PKM diharapkan membuat UMKM mandiri mengelola kemampuan digitalnya dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan gotong royong. Desa Kaputihan ingin membuktikan bahwa digitalisasi ekonomi lokal mampu memperkuat ekonomi rakyat dan membuka peluang baru bagi generasi muda.
Dengan sinergi antara semangat lokal dan kecakapan digital dari Mahasiswa UBSI, Desa Kaputihan kini siap melangkah maju, membuktikan bahwa produk lokal Tasikmalaya bisa berdaya saing tinggi.



