TasikHitz, Tasikmalaya – Yayasan BSI Group Kembali menunjukan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu Pendidikan di Indonesia memalui kegiatan Indonesia cerdas fest 2025 pada selesa (7/10). Acara ini menjadi wadah bagi para penerima beasiswa untuk menampilkan capaian akademik dan non-akademik, serta kontribusi positif mereka di lingkungan kampus.
Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap Pendidikan generasi muda. Melalui program ini, Universitas BSI beupaya memberikan kesempatan kepada mahasiswa berprestasi untuk mempeoleh Pendidikan tinggi tanpa terbebani oleh kendala finansial, sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab dan integritas.
Salah satu penerima beasiswa jalur undangan 100% Nabilah sri mulyani, menyampaikan rasa syukur atas keprcayaan yang diberikan “beasiswa ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik. Ujarnya.
“saya juga berterimakasih banyak kepada semua termasuk guru BK yang telah merkomendasikan beasiswa ini, dengan ini saya bisa berkuliah di kampus yang sudah berakreditasi unggul dengan biaya yang sangat terjangkau” sambung Sri mulyan farhatan nurazizah mahasiswa BJU 2024 dengan beasiswa 100%
Sementara itu, Egi azwul fikri penerima beasiswa 75% menuturkan bahwa beasiswa ini menjadi kesempatan berharga untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita. “program beasiswa ini tidak hanya meringankan beban biaya Pendidikan, tetapi juga membentuk mental pantang menyerah dalam menghadaoi tantangan” ungkapnya.
Baca juga : Membangun Mimpi dan Prestasi Mahasiswa Beasiswa Jalur Undangan di Indonesia Cerdas Fest 2025
Melalui kegiatan Indonesia Cerdas Fest 2025, Yayasan BSI Group menegaskan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan pengembangan karakter. Acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai utama yang diusung BSI Group, yaitu Berprestasi Bersama, Tumbuh Bersama. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang inklusif dan berbasis prestasi mampu mencetak generasi muda yang berdaya saing dan siap berkontribusi bagi bangsa.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana para penerima beasiswa mampu tetap kuat dan membagi waktu di tengah padatnya aktivitas akademik dan organisasi.
Menjawab hal tersebut, Sri mulyan memberikan tips sederhana namun efektif “Kuncinya adalah melihat mana deadline yang paling cepat. Dari situ, saya bisa menentukan prioritas dan mengatur waktu dengan lebih terarah. Selain itu, menjaga konsistensi dan fokus juga penting agar semua tanggung jawab bisa dijalankan dengan baik.”
Pendekatan ini menjadi cerminan bahwa disiplin dan manajemen waktu merupakan faktor penting dalam keberhasilan para penerima beasiswa BSI Group. Tidak hanya unggul secara akademik, mereka juga menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.









