TasikmalayaHitz.com, Surabaya – Panitia Piala Presiden 2026 resmi menaikkan hadiah bagi tim juara menjadi Rp8 miliar. Selain itu, kepastian lokasi babak semifinal dan final akhirnya terjawab setelah seluruh pertandingan fase akhir dipastikan akan digelar di Bali.
Mengutip dari Kompas.com, Senin (3/8), keputusan tersebut diumumkan dalam konferensi pers menjelang babak semifinal dan final Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Balai Kota Surabaya pada Minggu (2/8). Pengumuman itu sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sebelumnya beredar mengenai format babak gugur turnamen.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengatakan kenaikan hadiah merupakan bentuk apresiasi terhadap kualitas kompetisi yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Juara pertama hadiahnya tadinya 6 miliar, hari ini di Kota Pahlawan kita naikkan juara pertama Piala Presiden 2026 dari 6 miliar jadi 8 miliar,” ujar Maruarar Sirait, seperti mengutip dari Kompas.com, Minggu (2/8).
Baca juga: Cedera ACL Bikin Masa Depan Febri Hariyadi di Persib Belum Pasti, Persaingan Sayap Makin Ketat
Maruarar menegaskan, penyelenggaraan Piala Presiden tetap mengedepankan prinsip transparansi dalam pengelolaan keuangan. Seluruh pemasukan dan pengeluaran diaudit secara profesional tanpa menggunakan anggaran negara.
“Piala Presiden punya prinsip nomor satu adalah kepercayaan. Uang masuk jelas, uang keluar jelas, diaudit oleh PwC salah satu auditor terbesar di dunia,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh pembiayaan turnamen berasal dari sponsor. Hingga saat ini panitia telah menghimpun dana sekitar Rp70 miliar dan nilainya diperkirakan masih terus bertambah.
“Nomor dua tidak menggunakan uang negara. Sudah 70 miliar yang dikumpulkan panitia dari sponsor. Mainnya tidak sampai dua minggu tapi sponsornya mendekati 100 miliar,” lanjut Maruarar.
Selain mengumumkan kenaikan hadiah, panitia juga memastikan semifinal dan final Piala Presiden 2026 tetap digelar, sekaligus menjawab spekulasi yang sebelumnya beredar mengenai kemungkinan ditiadakannya babak semifinal.
Baca juga: Pemain Persib Frans Putros Jalani Debut di Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Irak
Empat tim yang memastikan lolos ke semifinal yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta. Persib keluar sebagai juara Grup A didampingi Arema FC sebagai runner-up, sedangkan Persebaya menjadi juara Grup B bersama Persija yang lolos sebagai runner-up.
Dalam kesempatan tersebut, Maruarar Sirait juga mengusulkan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar semifinal hingga final dipusatkan di Bali. Usulan itu langsung mendapat persetujuan.
“Pak Ketua Umum, saya usulkan tempatnya di Bali,” kata Maruarar Sirait saat menghubungi Erick Thohir melalui sambungan telepon.
“Saya setuju,” jawab Erick Thohir singkat, seperti mengutip dari Kompas.com, Minggu (2/8).
Maruarar kemudian memastikan seluruh pertandingan fase akhir akan berlangsung di Pulau Dewata.
“Semifinal dan final (Piala Presiden) sesuai arahan Ketua Umum PSSI tempatnya adalah di Bali,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada babak semifinal. Sementara Persebaya Surabaya akan berhadapan dengan rival sesama Jawa Timur, Arema FC.
Babak semifinal dijadwalkan berlangsung pada Selasa (4/8), sedangkan laga perebutan peringkat ketiga dan partai final akan digelar Kamis (6/8). Turnamen ini diharapkan menjadi ajang pemanasan sekaligus mengukur kesiapan klub-klub peserta sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.








