Tasikmalayahitz.com, Bali – Derby Jawa Timur akan kembali tersaji pada babak semifinal Piala Presiden 2026 saat Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8) pukul 19.30 WIB. Meski digelar tanpa kehadiran penonton, duel dua rival abadi tersebut diprediksi tetap berlangsung sengit karena memperebutkan satu tiket menuju partai final.
Mengutip dari Kompas.com, Selasa (4/8), panitia memutuskan pertandingan semifinal digelar tanpa penonton. Meski begitu, tensi pertandingan dipastikan tidak akan berkurang mengingat rivalitas panjang kedua tim serta besarnya hadiah juara Piala Presiden 2026 yang mencapai Rp8 miliar.
Persebaya datang dengan modal yang lebih meyakinkan setelah menjadi satu-satunya tim yang menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup dengan kemenangan dan keluar sebagai juara Grup B. Sementara itu, Arema FC melaju ke semifinal sebagai runner-up Grup A usai menunjukkan peningkatan performa sepanjang babak penyisihan.
Baca juga: Persebaya 2020-2025: Pasang Surut Bajul Ijo di Era Transformasi
Selain memperebutkan tiket ke final, pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Arema FC yang ingin membalas kekalahan telak 0-4 dari Persebaya pada kompetisi musim lalu.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui Persebaya merupakan salah satu lawan terkuat yang harus dihadapi timnya pada turnamen pramusim kali ini. Meski demikian, ia memastikan seluruh pemain Singo Edan akan tampil maksimal demi meraih kemenangan.
“Menampilkan permainan terbaik dan berjuang sekuat tenaga demi meraih kemenangan,” ujar Marcos Santos, seperti mengutip dari Kompas.com, Selasa (4/8).
Pelatih asal Brasil tersebut menilai laga melawan Persebaya juga menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan tim menjelang bergulirnya kompetisi Super League Indonesia musim 2026/2027. Menurutnya, setiap pertandingan di Piala Presiden menjadi kesempatan untuk membangun kekompakan sekaligus mengukur kesiapan skuad.
Baca juga: Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar, Semifinal dan Final Digelar di Bali
Marcos juga mengaku atmosfer derby tanpa kehadiran suporter akan terasa berbeda. Biasanya, ribuan pendukung kedua tim menciptakan suasana yang penuh tekanan dan menjadi warna tersendiri dalam laga bertajuk Derby Jawa Timur.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak akan mengurangi semangat para pemain Arema FC untuk tampil habis-habisan demi mengamankan satu tempat di partai puncak. Dengan kualitas kedua tim yang sama-sama sedang dalam tren positif, pertandingan diprediksi berlangsung ketat hingga peluit panjang dibunyikan.





