KesehatanKulinerOpini

Blue Matcha: Rahasia di Balik Tren Minuman Biru yang Viral di Medsos

198
×

Blue Matcha: Rahasia di Balik Tren Minuman Biru yang Viral di Medsos

Share this article

TasikmalayaHitz. Kalau kamu hobi nongkrong di kafe-kafe sekitaran HZ Mustofa atau wilayah Jawa Barat akhir-akhir ini, mungkin sadar ada pemandangan baru di deretan menu. Minuman berwarna biru cerah yang disebut Blue Matcha kini mulai bersaing dengan Green Tea yang sudah lebih dulu populer.

Meski namanya mengandung kata “matcha”, minuman ini sebenarnya punya identitas yang sangat berbeda. Jika matcha hijau berasal dari daun teh Jepang, Blue Matcha ini sebenarnya serbuk dari bunga telang (butterfly pea) yang dihaluskan. Tren ini meledak di media sosial karena visualnya yang sangat kontras dan estetik saat dicampur dengan susu atau perasan lemon.

Banyak yang mengira tren ini hanya soal gaya-gayaan untuk konten Instagram atau TikTok. Padahal, penggunaan bunga telang sebagai bahan minuman kesehatan sudah lama diteliti oleh para ahli. Manfaatnya ternyata jauh melampaui sekadar warna birunya yang cantik.

Kutipan nyata dari pakar nutrisi ternama, Keri Glassman, MS, RD, CDN, yang merupakan pendiri Nutritious Life, menjelaskan mengapa bahan ini begitu spesial:

“Bunga telang kaya akan antosianin, yaitu antioksidan kuat yang juga ditemukan dalam blueberry dan anggur merah. Zat ini sangat baik untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan peradangan,” ungkap Glassman dalam sebuah tinjauan kesehatan mengenai pangan fungsional.

Hal inilah yang membuat Blue Matcha menjadi alternatif favorit bagi mereka yang ingin memulai gaya hidup sehat namun tetap ingin minuman yang terlihat menarik.

Sensasi Rasa yang Berbeda

Dari sisi rasa, jangan bayangkan Blue Matcha akan terasa pahit seperti teh hijau. Rasanya cenderung netral, ada sedikit sensasi aroma bunga (floral), dan sedikit rasa seperti tanah (earthy) yang sangat tipis. Inilah alasan kenapa para barista sering mencampurnya dengan madu, jahe, atau oat milk untuk memberikan dimensi rasa yang lebih kaya.

Menariknya, minuman ini punya sifat “ajaib”. Jika kamu menambahkan bahan asam seperti potongan lemon atau jeruk nipis, warnanya akan berubah drastis dari biru menjadi ungu tua karena adanya perubahan tingkat pH.

Kenapa Harus Dicoba Sekarang?

Di tengah cuaca Jawa Barat yang terkadang tidak menentu, minuman berbahan bunga telang ini juga dipercaya dapat memberikan efek relaksasi. Karena secara alami tidak mengandung kafein, Blue Matcha aman diminum kapan saja tanpa perlu khawatir akan gangguan tidur di malam hari.

Jadi, kalau nanti sore kamu mampir ke kedai kopi langganan, tidak ada salahnya sesekali mengistirahatkan lidah dari pahitnya kopi dan mencoba sensasi dinginnya “Si Biru” yang menenangkan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *