Kesehatan

Stop Mengisap Luka! Kebiasaan Ini Justru Berbahaya untuk Kesehatan.

194
×

Stop Mengisap Luka! Kebiasaan Ini Justru Berbahaya untuk Kesehatan.

Share this article

Tasikmalaya.Hitz – Secara naluriah, banyak dari kita refleks memasukkan jari yang terluka ke mulut untuk diisap. Ada anggapan umum bahwa air liur memiliki zat yang dapat mempercepat penyembuhan. Mari kita telusuri fakta di balik kebiasaan ini!

Mitos atau Fakta secara Ilmiah

Mitos tentang air liur sebagai obat penyembuh luka sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Air liur mengandung beberapa komponen yang bisa membantu proses awal penyembuhan, seperti antibodi, enzim, dan faktor pertumbuhan (epidermal growth factor) yang dapat merangsang perbaikan jaringan. Bahkan sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal The FASEB Journal menyebutkan bahwa senyawa bernama histatin dalam air liur dapat mempercepat penutupan luka.

Namun, yang sering luput dari perhatian adalah risiko besar yang menyertainya. Mulut adalah tempat berkembang biaknya jutaan bakteri, bahkan pada orang yang sehat sekalipun. Bakteri-bakteri ini, seperti Staphylococcus dan Streptococcus, bisa menyebabkan infeksi serius jika masuk ke luka terbuka.

Ketika Kamu mengisap luka, kamu tidak hanya memaparkan luka pada bakteri dari mulut, tetapi juga dari tangan kamu sendiri. Kombinasi ini bisa memperparah kondisi luka, menyebabkan infeksi, dan pada akhirnya memperlambat proses penyembuhan, bahkan bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Risiko Mengisap Luka: Bukan Solusi, tapi Masalah Baru

  • Risiko Infeksi Bakteri: Ini adalah bahaya paling utama. Bakteri seperti E. coli yang mungkin ada di tangan dan mulut bisa dengan mudah mengontaminasi luka, menyebabkan pembengkakan, rasa sakit, nanah, dan demam.
  • Melambatnya Proses Penyembuhan: Alih-alih mempercepat, infeksi yang disebabkan oleh bakteri justru akan memperlama proses penyembuhan.
  • Kerusakan Jaringan: Menghisap luka bisa menimbulkan tekanan dan kelembaban berlebih yang justru merusak sel-sel kulit yang sedang beregenerasi.

Apa yang Seharusnya Dilakukan?

Mengisap luka bukanlah cara yang tepat untuk menangani luka. Berikut adalah langkah-langkah yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan untuk menangani luka kecil:

  1. Cuci Tangan: Bersihkan tangan kamu dengan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh luka.
  2. Bersihkan Luka: Gunakan air bersih (lebih baik air steril) untuk membilas luka dari kotoran atau partikel kecil. Jangan gunakan hidrogen peroksida atau alkohol karena dapat merusak jaringan kulit.
  3. Keringkan Luka: Keringkan luka dengan hati-hati menggunakan kain kasa atau handuk bersih.
  4. Oleskan Antiseptik: Gunakan salep antibiotik topikal yang tersedia di apotek untuk mencegah infeksi.
  5. Tutup Luka: Tutup luka dengan plester atau perban steril untuk melindunginya dari kotoran dan bakteri.

Sumber:

  • The FASEB Journal: Human Saliva as a Wound-Healing Agent
  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC): Caring for Wounds
  • World Health Organization (WHO): Basic Wound Management

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *