BeritaLokalNasionalWisata

Tol Cigatas Mulai ‘Unjuk Gigi’: Warga Tasik Siap-Siap Jadi Magnet Ekonomi Baru!

121
×

Tol Cigatas Mulai ‘Unjuk Gigi’: Warga Tasik Siap-Siap Jadi Magnet Ekonomi Baru!

Share this article

TasikmalayaHitz, Warga Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya, tampaknya sudah boleh sedikit bernapas lega. Proyek ambisius Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) yang selama ini hanya jadi buah bibir di warung kopi, kini menunjukkan progres nyata. Proyek yang masuk dalam bagian Tol Batikcap (Bandung-Tasik-Cilacap) ini diprediksi bakal mengubah wajah ekonomi di jalur selatan Jawa Barat secara drastis.

Selama bertahun-tahun, momok kemacetan di Jalur Gentong menjadi “makanan sehari-hari” bagi pengendara. Namun, dengan hadirnya tol ini, jarak tempuh Bandung-Tasik yang biasanya memakan waktu 3 hingga 5 jam (kalau beruntung tidak ada truk mogok), nantinya bisa dipangkas secara signifikan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun optimistis bahwa konektivitas ini adalah kunci kemajuan. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, dalam sebuah kesempatan menekankan pentingnya percepatan proyek ini demi kesejahteraan warga lokal.

“Kami terus mendorong agar proses pembebasan lahan dan konstruksi berjalan sesuai target. Tol ini bukan sekadar jalan bebas hambatan, tapi urat nadi baru yang akan menghidupkan sektor pariwisata dan UMKM di wilayah Priangan Timur,” ujar Bey Machmudin saat meninjau progres infrastruktur di Jawa Barat baru-baru ini.

Potensi ‘Ledakan’ Wisata dan Kuliner

Bagi warga Tasikmalaya, ini adalah peluang emas. Tasik bukan hanya soal bordir dan payung geulis. Potensi wisata kuliner yang melimpah—mulai dari Nasi Tutug Oncom yang legendaris hingga bakso-bakso hits—dipastikan akan semakin mudah dijangkau oleh wisatawan luar kota.

Namun, tantangan besar juga menanti. Jangan sampai warga lokal hanya jadi penonton saat mobil-mobil berpelat D dan B melaju kencang di jalan tol. Pemerintah Kota Tasikmalaya kini mulai berbenah, menata simpul-simpul ekonomi di sekitar pintu keluar tol agar produk lokal tetap menjadi primadona.

Apa Kata Warga?

“Kalau benar tolnya cepat beres, saya bersyukur banget. Capek di jalan itu luar biasa, apalagi kalau bawa barang dagangan ke Bandung. Mudah-mudahan harganya juga masuk akal buat kami para pengusaha kecil,” ungkap Dadang, salah satu pelaku UMKM kerajinan di Rajapolah.

Optimisme ini tentu dibarengi harapan agar dampak lingkungan tetap diperhatikan. Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pengawasan ketat, Tol Cigatas diharapkan tidak hanya membelah gunung, tapi juga memutus rantai keterlambatan ekonomi di Jawa Barat bagian selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *