Tasikmalayahitz.com, Pangandaran – Jembatan gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan setelah dilewati rombongan seusai peresmian pada Minggu (30/8) sore. Jembatan tersebut anjlok ketika sekitar 50 orang berada di atasnya.
Peristiwa itu terjadi setelah Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama sejumlah pejabat dan tamu undangan mencoba melintasi jembatan. Dalam rombongan tersebut terdapat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya dan Dandim 0625 Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan.
Mengutip dari detikJabar, insiden tersebut diduga terjadi setelah salah satu bagian angkur atau konstruksi pengikat jembatan mengalami kerusakan sehingga struktur jembatan mendadak anjlok. Dugaan sementara, kondisi itu berkaitan dengan beban yang melebihi kapasitas jembatan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa orang dilaporkan mengalami luka ringan, termasuk Kepala Dinas PU. Bupati Citra Pitriyami juga sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut.
Warga Desa Margacinta, Asep Dani, membenarkan kejadian tersebut. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sesaat setelah jembatan diresmikan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Jembatan patah sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran,” ujar Asep Dani saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Jembatan Pongpet memiliki panjang sekitar 60 meter dengan ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dari permukaan sungai. Jembatan tersebut dibangun sebagai akses yang menghubungkan Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur.
Baca juga: Tim Redaksi Tasikmalayahitz Ikuti Langsung Rangkaian Ngamumule Lembur di Santanamekar
Keberadaan jembatan sebelumnya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus akses wisatawan menuju Kampung Budaya Desa Margacinta.
Sementara itu, Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan insiden terjadi pada Minggu sore setelah rangkaian peresmian jembatan.
“Tadi benar kejadiannya sore,” kata Detty saat dihubungi.
Detty memastikan kondisi Bupati Citra Pitriyami dalam keadaan aman meskipun sempat mengalami syok akibat kejadian tersebut.
“Aman gak ada korban, kena kawat memar dibagian tangan,” ucapnya.
Menurut Detty, Bupati kini telah kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Sementara mengenai penyebab pasti kerusakan jembatan, pihak pemerintah masih menunggu pemeriksaan dari instansi teknis terkait.
Penyebab ambruknya jembatan hingga kini belum dapat dipastikan. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui apakah kerusakan berkaitan dengan konstruksi, material, kapasitas beban, atau faktor teknis lainnya.
Untuk mengantisipasi risiko bagi masyarakat, akses menuju jembatan perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut sampai kondisi konstruksinya dinyatakan aman oleh pihak berwenang.





