Berita

Guru Honorer Tasik Soroti Wacana Pengangkatan Pegawai SPPG jadi PPPK

105
×

Guru Honorer Tasik Soroti Wacana Pengangkatan Pegawai SPPG jadi PPPK

Share this article

TasikmalayaHitz-Protes Guru Honorer Tasikmalaya: Menagih Janji dan Menuntut Keadilan
Ribuan guru honorer dari sekolah swasta dan madrasah memadati depan Balaikota Tasikmalaya pada Senin siang (26/1/2026). Aksi ini dipicu oleh rasa ketidakadilan terkait rencana pemerintah yang memprioritaskan pengangkatan pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi PPPK.

Kritik Terhadap Kebijakan “Pilih Kasih“Koordinator lapangan, Arif Ripandi, menegaskan bahwa massa tidak menolak program MBG. Namun, mereka keberatan dengan Perpres Nomor 115 Tahun 2025 yang dinilai memberikan “jalur cepat” bagi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjadi PPPK.

Poin keberatan utama mereka adalah:

Masa Pengabdian: Pegawai SPPG baru bekerja hitungan bulan, sementara banyak guru swasta telah mengabdi puluhan tahun.
Kesejahteraan Minim: Guru honorer saat ini masih bertahan dengan upah Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan.
Janji Kampanye: Massa menagih realisasi janji Presiden Prabowo mengenai kenaikan gaji guru minimal Rp 2 juta.

 

Tanggapan Pemerintah Kota
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, yang menemui massa, mengapresiasi jasa para guru dalam mencerdaskan bangsa. Ia berjanji akan menyampaikan tuntutan para guru agar Presiden mengeluarkan kebijakan serupa yang memprioritaskan pengangkatan guru honorer swasta menjadi PPPK.
Aksi yang sempat melumpuhkan satu lajur Jalan Letnan Harun tersebut berakhir dengan damai pada sore hari setelah massa membubarkan diri secara tertib.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *