BeritaLokal

Gugur dalam Tugas di Bawah Gemuruh Tanah Longsor Cisarua

129
×

Gugur dalam Tugas di Bawah Gemuruh Tanah Longsor Cisarua

Share this article
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. (Dok. metronews.com)

TasikmalayaHitz – Duka mendalam menyelimuti korps baret ungu setelah amukan alam menerjang kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dan menelan korban dari pasukan elite kebanggaan bangsa. Sebanyak 23 prajurit Marinir yang tengah menempa fisik dan mental dalam latihan intensif menjadi korban keganasan tanah longsor yang terjadi secara tiba-tiba. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru empat personel yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 19 rekan seperjuangan mereka masih terkubur di balik material tanah dan terus dicari keberadaannya. Tragedi ini menjadi pukulan berat mengingat para prajurit tersebut sedang bersiap menjalankan misi suci menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Petaka ini bermula ketika hujan lebat mengguyur wilayah Cisarua selama dua malam berturut-turut tanpa henti, membuat struktur tanah di lereng pegunungan menjadi jenuh dan rapuh. Lokasi latihan yang seharusnya menjadi tempat pengasahan skill tempur justru berubah menjadi medan bencana saat satu desa beserta titik latihan prajurit tersapu oleh longsoran masif. Medan yang terjal dan akses jalan yang sangat sempit menjadi penghalang utama bagi alat berat untuk masuk ke titik evakuasi, memaksa tim penyelamat bekerja ekstra keras di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Meski dihadang berbagai kendala teknis, operasi kemanusiaan ini tetap dikerahkan secara maksimal dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi modern. Penggunaan drone pemantau, sensor panas thermal, hingga pengerahan unit anjing pelacak menjadi tumpuan utama untuk mendeteksi tanda-tanda kehidupan di balik timbunan tanah. Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan tanpa lelah hingga seluruh prajurit ditemukan. Kini, segenap doa dipanjatkan bagi para penjaga samudra yang menjadi korban di lereng Cisarua, sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang tetap mengabdi hingga napas terakhir di medan tugas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *