WisataOpini

sanTana CAMP Siap Digelar di Desa Wisata Santanamekar, Padukan Wisata Alam dan Seni Budaya Lokal

×

sanTana CAMP Siap Digelar di Desa Wisata Santanamekar, Padukan Wisata Alam dan Seni Budaya Lokal

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Desa Wisata Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, bersiap menggelar sanTana CAMP pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung konsep camping sekaligus eksplorasi wisata, seni, dan budaya lokal sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi Desa Santanamekar kepada masyarakat luas.

Mengangkat tema “Ngamumule 1000 Lembur Obor”, kegiatan ini turut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. SanTana CAMP menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan suasana alam dengan kekayaan budaya masyarakat Santanamekar.

Sejumlah agenda telah disiapkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari camping, gelar seni lokal, seni budaya, stories budaya lokal Santanamekar, hingga kegiatan 1000 obor. Peserta juga akan diajak mengeksplorasi wisata Desa Santanamekar serta menikmati penampilan guest star yang menjadi bagian dari rangkaian acara.

Tidak hanya menghadirkan kegiatan pada malam hari, sanTana CAMP juga menawarkan pengalaman menikmati panorama alam Santanamekar. Peserta dapat menikmati pemandangan sunrise, sunset, Curug Batu Blek, serta Bukit Canar yang menjadi bagian dari potensi wisata alam desa. Konsep kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempertemukan wisata alam dengan cerita dan budaya lokal. Melalui kegiatan camping, peserta tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal lebih dekat kehidupan, seni, dan cerita masyarakat Desa Santanamekar.

Baca juga: Mahasiswa BSI Explore 2026 Eksplorasi Potensi Wisata Alam Desa Santanamekar

Salah satu agenda yang menjadi daya tarik kegiatan adalah 1000 obor. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus bagian dari upaya melestarikan tradisi dan membangun semangat masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, sanTana CAMP juga mengangkat kisah Mak Eroh, sosok perempuan asal Kampung Pasirkadu yang dikenal melalui perjuangannya dalam memperjuangkan ketersediaan air bagi masyarakat dan lahan pertanian. Cerita tersebut menjadi salah satu bagian dari sejarah lokal yang turut diperkenalkan dalam rangkaian kegiatan.

Untuk memberikan pilihan kepada peserta, panitia menyediakan beberapa paket camping. Paket 1 diperuntukkan bagi peserta yang membawa tenda sendiri, Paket 2 menyediakan tenda dan matras, sedangkan Paket 3 menyediakan tenda dan nasi liwet untuk satu orang. Peserta juga dapat mengikuti opsi tektok Bukit Canar dengan biaya tambahan per orang.

Dengan menggabungkan camping, wisata alam, seni, budaya, dan cerita sejarah lokal, sanTana CAMP diharapkan menjadi salah satu kegiatan yang mampu memperkenalkan Desa Wisata Santanamekar sebagai destinasi yang memiliki potensi alam sekaligus kekayaan budaya. Kegiatan yang akan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026 tersebut terbuka bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menikmati alam Santanamekar sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata dan budaya yang dimiliki desa.

Melalui sanTana CAMP, Desa Wisata Santanamekar tidak hanya menawarkan pengalaman bermalam di alam terbuka, tetapi juga mengajak masyarakat untuk ngamumule atau menjaga dan melestarikan kekayaan alam, budaya, serta cerita lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *