PendidikanOpiniTeknologi

BEM UBSI Tasikmalaya Gelar Podcast “Hangout Campus Online”, Kupas Peran Nyata Organisasi Mahasiswa

10
×

BEM UBSI Tasikmalaya Gelar Podcast “Hangout Campus Online”, Kupas Peran Nyata Organisasi Mahasiswa

Share this article

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Tasikmalaya kembali menghadirkan program inspiratif melalui kegiatan Hangout Campus Online dalam format podcast sharing session. Kegiatan ini mengangkat tema “Dibalik Layar BEM: Suara Mahasiswa atau Sekedar Formalitas” dan disiarkan secara langsung melalui media sosial resmi BEM.

Acara yang digelar pada Selasa, 21 April 2026 pukul 14.20–15.20 WIB ini menghadirkan Ketua BEM UBSI Tasikmalaya, Egi Azwul Fikri, sebagai narasumber utama. Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh Sri Mulyan F.N sebagai host. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa mengenai peran strategis BEM di lingkungan kampus. Tidak hanya sebagai organisasi formal, BEM diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi sekaligus motor penggerak kegiatan mahasiswa.

Dalam sesi diskusi, Egi Azwul Fikri menjelaskan bahwa peran utama BEM adalah sebagai jembatan antara mahasiswa dan pihak kampus. Melalui fungsi tersebut, BEM berupaya menampung serta menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pihak terkait, sekaligus menghadirkan berbagai program kerja yang berdampak nyata.

“BEM bukan sekadar formalitas, semua tergantung bagaimana organisasi itu dijalankan. Jika aktif dan benar-benar turun ke mahasiswa, maka BEM memiliki peran yang sangat nyata,” ujarnya.

Baca Juga : Menteri dalam kampus BEM UBSI Tasikmalaya, mengadakan Forum Komunikasi Ormawa UKM

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa program unggulan BEM tidak hanya bersifat seremonial, tetapi difokuskan pada kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa, seperti forum aspirasi, kegiatan sosial, hingga berbagai event kampus yang mendorong pengembangan diri mahasiswa.

Dalam pelaksanaannya, BEM membuka berbagai saluran komunikasi untuk menjaring aspirasi, mulai dari media sosial, forum diskusi, hingga interaksi langsung dengan mahasiswa. Beberapa aspirasi bahkan telah berhasil direalisasikan, meskipun tetap mempertimbangkan skala prioritas dan kelayakan.

Namun demikian, menjadi Ketua BEM bukan tanpa tantangan. Egi mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah membagi waktu antara akademik dan organisasi, serta menyatukan berbagai pandangan mahasiswa yang beragam.

Melalui kegiatan ini, BEM UBSI Tasikmalaya juga mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berorganisasi dan berani menyampaikan pendapat. Partisipasi mahasiswa dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kampus yang dinamis dan progresif. Di akhir sesi, disampaikan pesan kepada mahasiswa agar tidak ragu untuk bergabung dalam organisasi, karena pengalaman berorganisasi dapat menjadi bekal penting dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim.

Dengan terselenggaranya kegiatan Hangout Campus Online ini, BEM UBSI Tasikmalaya berharap dapat mengubah perspektif mahasiswa bahwa organisasi bukan sekadar formalitas, melainkan wadah pembelajaran dan kontribusi nyata bagi kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *