TasikmalayaHitz, Tasikmalaya, 9 Februari 2026 – Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) terbesar di Indonesia, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Evaluasi Kegiatan Akademik Semester Gasal 2025/2026 dan Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2025/2026 yang dilaksanakan di berbagai kampus UBSI di Indonesia. Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di UBSI Kampus Kota Tasikmalaya pada 9–10 Februari 2026.
Pada hari pertama Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr. Diah Puspitasari, M.Kom, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika UBSI, Rachmat Adi Purnama, M.Kom, Ketua Badan Penjaminan Mutu Akademik (BPMA) UBSI, Lita Sari Marita, M.Kom, serta sivitas akademika UBSI Tasikmalaya. Forum ini menjadi bagian dari konsolidasi institusi dalam menyelaraskan capaian kinerja akademik dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Dalam pertemuan akademik tersebut, para dosen dituntut untuk terus meningkatkan mutu pengajaran serta kualitas layanan akademik kepada mahasiswa, sejalan dengan upaya UBSI dalam menjaga standar mutu institusi berakreditasi unggul. Penguatan peran dosen dipandang sebagai kunci utama dalam peningkatan kualitas lulusan dan daya saing institusi di tingkat nasional maupun global.
Pada kesempatan yang sama, UBSI juga memaparkan sejumlah capaian strategis sepanjang tahun 2025, salah satunya adalah diraihnya Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dari BAN-PT dengan predikat Unggul, yang ditetapkan pada 14 Juni 2025. Saat ini, UBSI mengelola 5 fakultas dengan total 46 program studi, tersebar di 30 lokasi kampus dan 9 Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), didukung oleh 1.287 dosen dan 38.483 mahasiswa aktif di seluruh Indonesia.
Dari sisi mutu program studi, UBSI mencatat 14 program studi terakreditasi Unggul, 20 Baik Sekali, 10 Baik, serta 2 program studi berstatus akreditasi sementara untuk Strata 2. Sepanjang 2025, UBSI juga berhasil melakukan reakreditasi terhadap 12 program studi, dengan mayoritas memperoleh predikat Unggul, termasuk S1 Sistem Informasi PSDKU Kota Sukabumi, S1 Informatika PSDKU Kota Sukabumi, dan D3 Sistem Informasi Akuntansi PSDKU Kota Sukabumi.
Pada level nasional dan internasional, UBSI juga menunjukkan performa membanggakan dengan masuk dalam Top 50 SINTA nasional, Top 50 University Ranking versi UNIRank, Top 100 Webometrics Indonesia, serta Top 100 UI GreenMetric. UBSI juga meraih Gold Winner Anugerah Diktisaintek 2025 sebagai PTS dengan pembukaan program studi terbanyak.
Selain evaluasi akademik, kegiatan ini juga dirangkai dengan sesi best practice hibah Program Kemitraan Masyarakat (PKM) BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2025, yang disampaikan oleh ketua pelaksana hibah, Ir. Dini Silvi Purnia, M.Kom, dan Dra. Yani Sri Mulyani, M.Kom. Sesi ini menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengelolaan hibah riset dan pengabdian.

Melalui evaluasi akademik ini, UBSI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sejalan dengan visi sebagai kampus digital kreatif unggulan di Indonesia.



