Berita

Aksi Nekat Remaja Pancatengah: Jalan Kaki Puluhan Kilometer dari Tasikmalaya ke Pangandaran Demi Lihat Laut

×

Aksi Nekat Remaja Pancatengah: Jalan Kaki Puluhan Kilometer dari Tasikmalaya ke Pangandaran Demi Lihat Laut

Share this article
Wandi, remaja asal tasikmalaya usai berjalan kaki dari Tasikmalaya ke Pangandaran (Foto Dok: harapanrakyat.com)

TasikmalayaHitz – Seorang remaja asal Dusun Pasanggrahan, Desa Neglasari, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak jadi perbincangan setelah nekat melakukan perjalanan ekstrem. Wandi (17), dilaporkan berjalan kaki sendirian dari rumahnya menuju Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran, hanya karena ingin melihat laut.

Perjalanan sejauh kurang lebih 69 kilometer tersebut ditempuh Wandi selama dua hari dua malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wandi berangkat sesaat setelah pulang mengaji pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB tanpa memberi tahu pihak keluarga secara detail.

Menyusuri Jalanan Selama Dua Hari

Dengan modal tekad dan fisik, remaja ini menyusuri jalanan pegunungan dan lintas selatan. Ia diketahui beristirahat di masjid-masjid yang ditemuinya sepanjang jalan. Perjalanannya baru terhenti saat anggota Polsek Cijulang menemukannya sedang beristirahat di Masjid Agung Al Hikmah Parigi pada Sabtu (3/1/2026) dini hari pukul 01.00 WIB.

“Wandi mengaku hanya ingin melihat dan bermain di Pantai Batukaras. Ini adalah mimpi sederhana yang ia perjuangkan dengan cara luar biasa,”

ujar salah satu kerabat di Tasikmalaya yang memantau proses kepulangannya.

Respons Humanis Kepolisian dan Kepulangan ke Tasikmalaya

Setelah diamankan di Polsek Cijulang untuk dipastikan kesehatannya, impian Wandi akhirnya terwujud. Sebelum dijemput pihak keluarga, petugas kepolisian setempat mengajak Wandi mengunjungi Pantai Batukaras untuk melihat laut secara langsung—sesuai dengan tujuan awalnya meninggalkan rumah di Pancatengah.

Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan humanis dan memastikan Wandi dalam kondisi sehat selama masa perlindungan di kepolisian hingga pihak keluarga dari Tasikmalaya datang menjemput.

Kini, Wandi telah kembali ke pelukan keluarganya di Kecamatan Pancatengah. Kisah remaja Tasikmalaya ini menjadi viral di media sosial sebagai pengingat tentang kepolosan dan tekad kuat seorang anak dalam mengejar impian sederhananya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *