PendidikanBisnis

Universitas Bsi Tasikmalaya Tingkatkan Budaya Inovasi Melalui Pendampingan Penyusunan Proposal Pkm Kewirausahaan

109
×

Universitas Bsi Tasikmalaya Tingkatkan Budaya Inovasi Melalui Pendampingan Penyusunan Proposal Pkm Kewirausahaan

Share this article
foto bersama setelah kegiatan berlangsung

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong gerakan mahasiswa berprestasi melalui kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal Persiapan PKM Kewirausahaan, yang dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ir. Dini Silvi Purnia, M.Kom, serta diikuti oleh ratusan mahasiswa semester 1.

Acara berlangsung interaktif dan penuh antusias, terutama karena banyak mahasiswa yang baru pertama kali mengenal dunia Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), khususnya bidang kewirausahaan. Melalui sesi materi dan coaching, peserta diarahkan untuk mampu menggali ide bisnis kreatif, menyusun latar belakang masalah, hingga merancang konsep usaha yang memiliki nilai keberlanjutan.

Kepala Kampus Universitas BSI Tasikmalaya, Agung Baitul Hikmah, memberikan apresiasi besar terhadap terselenggaranya kegiatan ini. “Pembinaan PKM sejak semester awal sangat penting untuk membentuk budaya inovasi di lingkungan kampus. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan ide-ide bisnis baru yang nantinya dapat mengharumkan nama kampus di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Deddy Supriadi, M.Kom, selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI Tasikmalaya, menegaskan bahwa PKM merupakan salah satu jalur penting dalam menumbuhkan kompetensi mahasiswa. “Melalui PKM Kewirausahaan, mahasiswa tidak hanya belajar membuat proposal, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu merancang solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sebagai pemateri, Ir. Dini Silvi Purnia, M.Kom menekankan pentingnya konsistensi dan kesiapan mental mahasiswa untuk terjun ke dunia wirausaha. “Ide bagus itu banyak, tetapi yang paling penting adalah bagaimana mahasiswa mengemasnya menjadi konsep usaha yang matang dan terukur. PKM memberi ruang luas untuk mahasiswa membuktikan kapasitasnya,” tuturnya.

Salah satu peserta, Kanaya, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberi pengalaman baru baginya. “Awalnya saya bingung harus mulai dari mana, tapi setelah ikut pendampingan ini, saya jadi makin paham cara menyusun proposal PKM. Penyampaiannya sangat jelas dan mudah dimengerti,” ujarnya penuh antusias.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa Universitas BSI Tasikmalaya untuk berani berinovasi dan menghasilkan karya-karya berkualitas di bidang kewirausahaan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kampus optimis dapat mendorong lebih banyak proposal PKM yang lolos pendanaan di tahun-tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *