TasikmalayaHitz, Tasikmalaya, [22/08/2025] – Seminar Kemerdekaan Digital yang diselenggarakan oleh UBSI Kampus Tasikmalaya pada 21 Agustus 2025 menghadirkan Nurul Ichsan, M.Kom, sebagai salah satu narasumber. Dalam paparannya, Nurul Ichsan, yang juga merupakan Partner of DICO (Digital Creative Community), menyoroti peran krusial komunitas dalam memajukan inovasi teknologi, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI).
Menurut Ichsan, perkembangan AI tidak bisa lepas dari kolaborasi dan ekosistem yang solid. “Komunitas menjadi wadah yang ideal untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan studi kasus dalam pengembangan AI. Melalui komunitas, para pegiat teknologi dapat saling belajar, berkolaborasi dalam proyek, dan mengatasi tantangan bersama,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa komunitas adalah jembatan yang menghubungkan akademisi, praktisi, dan industri, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat lebih relevan dan berdampak.
Nurul Ichsan juga mengajak para peserta untuk aktif bergabung dalam komunitas-komunitas digital. “Jangan hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi jadilah bagian dari pengembang. Dengan aktif di komunitas, kita dapat memperluas jaringan, meningkatkan kompetensi, dan bersama-sama menciptakan solusi-solusi inovatif berbasis AI yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.
Dalam pemaparannya, Nurul Ichsan juga memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. Ia menggarisbawahi pentingnya mengubah pola pikir untuk menghadapi era AI.
“Upgrade mindset, upgrade masa depan! AI itu bukan ancaman, tapi kesempatan. Bukan bikin tertinggal, tapi bikin melesat. Bukan ketergantungan, tapi penguatan. Etika? Justru pengingat agar kita makin bijak” jelasnya.
Narasumber selanjutnya yaitu Imam Amirulloh, S.T, M.Kom, Praktisi AI sekaligus Dosen UBSI Tasikmalaya, memberikan wawasan praktis mengenai implementasi AI dalam dunia pendidikan dan bisnis. Ia mencontohkan penggunaan AI untuk personalisasi pembelajaran dan peningkatan efisiensi bisnis.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, di mana para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar beasiswa dan penerapan serta prospek AI di masa depan. Antusiasme ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap teknologi kecerdasan buatan.









