TasikmalayaHitz, Tasikmalaya – Memasuki puncak musim penerimaan beasiswa, berbagai tawaran beasiswa yang tampak menarik marak beredar di media sosial dan grup chat. Namun, tidak sedikit calon mahasiswa dan mahasiswa yang menjadi korban “fake scholarship” — tawaran beasiswa palsu yang menipu dan menjerat data personal. Untuk itu, Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya, Bambang Kelana Simpony, mengimbau agar cerdas memilah sumber beasiswa yang benar-benar resmi dan aman.
“Mahasiswa harus kritis. Ada banyak tawaran beasiswa di luar sana yang bisa jadi jebakan data atau dipungut biaya. Periksa dulu sumbernya—apakah berasal dari lembaga resmi seperti kampus atau pemerintah,” ungkap Bambang.
Ia menyarankan mahasiswa untuk langsung mengakses program beasiswa resmi melalui website Universitas BSI. Saat ini, kampus menyediakan beberapa jalur beasiswa yang transparan dan mudah diakses, termasuk:
- Beasiswa Indonesia Cerdas (Beasiswa Jalur Undangan) untuk calon mahasiswa dari sekolah mitra
- Beasiswa Juara bagi lulusan SMA/MA/SMK unggul dalam rentang usia dan tahun kelulusan tertentu
- Beasiswa Talenta Digital yang ditujukan bagi siswa dengan minat dan prestasi di bidang teknologi
- Beasiswa Golden Ticket Program Beasiswa Universitas Bina Sarana Informatika bagi lulusan SMA/SMK/MA berprestasi nasional atau internasional, tanpa tes akademik
Universitas BSI Kampus Tasikmalaya sebagai kampus digital kreatif juga menyediakan proses pendaftaran yang mudah, transparan, dan gratis — tanpa biaya administrasi atau pungutan tambahan. Semua informasi syarat dan tahapan bisa diakses langsung di laman resmi beasiswa: BSI.today/beasiswa.
“Kami ingin memastikan calon mahasiswa bisa mendapatkan bantuan dana secara sah dan bebas risiko. Kampus murah itu baik, tapi beasiswa palsu justru merugikan dan mencederai kepercayaan,” tambah Bambang.
Dengan berbagai skema beasiswa yang tersedia, Universitas BSI Tasikmalaya menawarkan kesempatan kuliah berbiaya terjangkau, berkualitas, dan penuh peluang. Kampus terus memperkuat reputasi sebagai lembaga pendidikan yang peduli pada aksesibilitas dan perlindungan data mahasiswa.









