Tasikmalayahitz.com, Tasikmalaya – Upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Kali ini, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Babakan Goyang dengan mengusung tema “Membangun Karakter Cinta Tanah Air melalui Kegiatan Edukasi dan Kreativitas”. Jum’at (6/11).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini, khususnya dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan dengan pendekatan edukatif dan kreatif agar lebih mudah dipahami serta diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Cinta tanah air tidak hanya diwujudkan melalui kemampuan menghafal lagu kebangsaan atau mengenal sejarah perjuangan para pahlawan. Lebih dari itu, sikap nasionalisme dapat tercermin melalui tindakan sederhana, seperti menghargai perbedaan, menjaga lingkungan, menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, serta mengenal dan melestarikan kebudayaan bangsa.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan edukasi menjadi sarana untuk memperkenalkan pentingnya sejarah Indonesia, keberagaman budaya, serta nilai persatuan dan kesatuan. Materi kebangsaan dikemas melalui pendekatan yang menarik dan menyenangkan sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Selain edukasi, kreativitas juga menjadi bagian penting dalam upaya menanamkan karakter cinta tanah air. Melalui kegiatan yang mendorong kreativitas, anak-anak dapat mengenal kekayaan budaya Indonesia sekaligus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, kegiatan tersebut juga mengandung nilai pembelajaran sosial, seperti kerja sama, kebersamaan, saling menghargai, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk tetap bersatu.
Mahasiswa UBSI Kota Tasikmalaya berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa mencintai Indonesia dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Menghormati teman yang memiliki perbedaan, menjaga kebersihan sekolah, menghargai budaya daerah, hingga menggunakan teknologi secara bijak merupakan bagian dari penerapan cinta tanah air.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh enam mahasiswa UBSI Kota Tasikmalaya, yakni Risad Diya Ulhaq, Muhammad Jovianka, Deseu Pohaseu, Randi Ardiansyah, Liony Lee Vista, dan Muhamad Yasin Fadilah.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin turut berkontribusi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga berkarakter, kreatif, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki rasa bangga terhadap identitas bangsa.
Baca juga: Tim BSI Explore Ajarkan Pendidikan Pancasila di Kelas 5 SDN 3 Cisayong
Penanaman karakter cinta tanah air sejak dini dinilai penting agar generasi penerus tidak mudah melupakan nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan masuknya berbagai pengaruh budaya asing.
Pada akhirnya, cinta tanah air bukan sekadar ungkapan kebanggaan terhadap Indonesia, melainkan harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata. Mengenal bangsa sendiri, menghargai keberagaman, melestarikan budaya, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan menjadi langkah sederhana dalam menjaga keutuhan dan masa depan bangsa.



