BeritaPendidikan

Mahasiswa UBSI Tasikmalaya Cetak ‘Generasi Anti Baper dan Solidaritas Juara’ di MTsN 3 Tasikmalaya

×

Mahasiswa UBSI Tasikmalaya Cetak ‘Generasi Anti Baper dan Solidaritas Juara’ di MTsN 3 Tasikmalaya

Share this article
Foto Bersama Mahasiswa UBSI Tasikmalaya mendapatkan sertifkat penghargaan dari pihak sekolah setelah pelaksanaan PKM

TasikmalayaHitz, Tasikmalaya, 11 Desember 2025 – Pembelajaran Pancasila tidak lagi membosankan. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), sejumlah mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil menyajikan sosialisasi nilai-nilai Sila ke-2, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” dengan cara yang sangat relevan dan interaktif bagi siswa MTsN 3 Tasikmalaya.

Kegiatan ini secara spesifik bertujuan membentuk karakter siswa menjadi dua pilar utama yang dibutuhkan Gen Z saat ini: “Generasi Anti Baper” dan “Solidaritas Juara.”

Jurus Menjadi Generasi Anti Baper Melalui Etika Pancasila

Dalam sesi tersebut, mahasiswa UBSI menjelaskan bahwa sifat ‘baper’ (bawa perasaan) yang sering muncul di kalangan remaja seringkali berakar dari minimnya pemahaman terhadap konsep keadilan dan etika berinteraksi. Sila ke-2 Pancasila, yang menekankan keadilan dan peradaban, dikupas sebagai kunci untuk mengatasinya.

“Generasi Anti Baper adalah generasi yang memiliki mental kuat, tidak mudah tersulut emosi karena hal sepele, dan yang terpenting, mampu memperlakukan orang lain dengan adil dan beradab,” ujar salah satu pemateri dari tim UBSI.

Tim PKM UBSI memaparkan tiga praktik kunci pengamalan Sila ke-2:

  1. Stop Self-Centered: Mengakui dan menghargai hak asasi orang lain, menahan diri dari merasa paling benar.

  2. Kendalikan Emosi: Berlatih untuk tetap bersikap bijaksana dan adil, yang merupakan esensi dari ‘Beradab’, meskipun dalam tekanan emosi.

  3. Tenggang Rasa Tingkat Dewa: Mempraktikkan empati, yaitu menempatkan diri pada posisi orang lain sebelum bertindak atau berkomentar.

Solidaritas Juara: Bersatu Melawan Ketidakadilan

Selain pembentukan mental, mahasiswa UBSI juga menekankan pentingnya Solidaritas Juara, yaitu kemampuan untuk bersatu, peduli, dan kompak dalam mempromosikan hal-hal positif tanpa memandang perbedaan.

Pilar Solidaritas Juara meliputi:

  • Berani Bicara: Mengangkat suara secara beradab dan damai ketika menyaksikan ketidakadilan menimpa teman.

  • Membela yang Benar: Bertindak aktif untuk membela korban dengan cara yang bertanggung jawab.

  • Mengutamakan Persamaan Hak: Menyadari bahwa setiap individu di lingkungan sekolah berhak mendapatkan perlakuan yang sama, hormat, dan rasa aman.

Mahasiswa UBSI Tasikmalaya saat penyempaian materi Jurus Jitu Jadi “Generasi Anti Baper”

Kepala MTsN 3 Tasikmalaya menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa UBSI. Metode yang sangat fresh ini membuat siswa mudah menangkap bahwa Pancasila, khususnya Sila ke-2, itu bukan sekadar hafalan, melainkan panduan real-life yang harus diterapkan di sekolah dan di rumah,” ungkapnya.

Melalui sosialisasi yang interaktif ini, diharapkan para siswa MTsN 3 Tasikmalaya dapat menjadi agen perubahan kecil, tumbuh menjadi individu yang adil, berempati, dan memiliki jiwa solidaritas yang kuat, siap menghadapi tantangan zaman tanpa mudah terombang-ambing oleh perasaan negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *