Wisata

Wisata Bahari Labuan Bajo Meningkat, Lebih dari 232 Ribu Wisatawan Berlayar pada Semester I 2026

×

Wisata Bahari Labuan Bajo Meningkat, Lebih dari 232 Ribu Wisatawan Berlayar pada Semester I 2026

Share this article

Tasikmalayahitz.com, Labuan Bajo  – Minat wisatawan untuk menikmati wisata bahari di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan peningkatan. Selama semester pertama 2026, lebih dari 232 ribu wisatawan tercatat menggunakan kapal wisata untuk mengunjungi kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) maupun destinasi bahari di sekitarnya. Jumat (10/7).

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan bahwa sejak Januari hingga Juni 2026 pihaknya telah menerbitkan 20.562 Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal wisata yang beroperasi dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Baca juga: Jam Buka dan Harga Tiket Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk 2026, Mulai Rp30 Ribu

Menurut Stephanus, tidak seluruh wisatawan yang menggunakan kapal wisata berkunjung ke kawasan Taman Nasional Komodo. Sebagian wisatawan memilih mengunjungi pulau-pulau wisata di luar kawasan konservasi, seperti Pulau Seraya, Sebayur, Sabolo, maupun lokasi penyelaman (diving) di luar wilayah TN Komodo.

“Tidak semua penumpang masuk kawasan TNK, ada yang cuma ke resort di pulau luar wilayah TNK seperti Seraya, Sebayur, Sabolo, dan lain-lain. Ada yang cuma diving di luar wilayah TN Komodo juga,” ujar Stephanus, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan, selama enam bulan pertama tahun 2026 rata-rata terdapat 113 kapal wisata yang berangkat setiap hari dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Dari total SPB yang diterbitkan, jumlah wisatawan yang melakukan perjalanan wisata bahari mencapai 232.354 orang. Rinciannya, sebanyak 66.930 wisatawan domestik dan 165.424 wisatawan mancanegara.

Baca jugaWisata Perahu Kalimas Tawarkan Cara Seru Menikmati Panorama dan Sejarah Kota Surabaya

Menurut Stephanus, wisatawan asing yang paling banyak berkunjung ke Labuan Bajo berasal dari China dan Malaysia.

Selain menjadi habitat asli komodo, Taman Nasional Komodo juga dikenal memiliki panorama alam yang memukau. Kawasan ini menawarkan berbagai destinasi wisata unggulan, mulai dari pulau-pulau eksotis, pantai berpasir putih dan merah muda (Pink Beach), hingga keindahan bawah laut yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan tersebut menunjukkan bahwa Labuan Bajo masih menjadi salah satu destinasi wisata bahari unggulan Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *