Berita

Viral Menu MBG di Tasikmalaya: Singkong Ditambah Seuprit Keju

50
×

Viral Menu MBG di Tasikmalaya: Singkong Ditambah Seuprit Keju

Share this article

TasikmalayaHitz-

Berikut adalah parafrase dari artikel tersebut dengan gaya bahasa yang lebih ringkas dan tetap informatif:


Menu Singkong Program Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya Tuai Protes

Sebuah unggahan di media sosial mendadak viral setelah menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Parakan Muncang, Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, yang dinilai kurang layak oleh warganet. Menu tersebut terdiri dari susu, kurma, telur rebus, dan singkong goreng dengan sedikit taburan keju.

Kritik dan Reaksi Netizen

Unggahan tersebut memicu gelombang kritik dari masyarakat lokal:

  • Kebutuhan Pokok: Beberapa netizen menyarankan agar menu lebih baik disajikan dalam bentuk olahan tradisional seperti combro yang bisa dinikmati dengan nasi.

  • Kearifan Lokal vs. Nilai Ekonomi: Warga menyayangkan pemberian singkong karena komoditas tersebut sangat melimpah di wilayah mereka. Sebagian bahkan berpendapat bahwa anggaran tersebut lebih baik diberikan dalam bentuk uang.

  • Transparansi Anggaran: Muncul kekhawatiran mengenai kesesuaian antara kualitas menu yang diberikan dengan alokasi anggaran yang tersedia.

Penjelasan Pihak Berwenang

Camat Karangnunggal, Suherman, mengonfirmasi bahwa menu tersebut disajikan pada 23 Februari 2026 oleh Dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) setempat. Berikut adalah poin pembelaannya:

  1. Standar Gizi: Berdasarkan keterangan ahli gizi, komposisi menu tersebut diklaim sudah memenuhi standar dan tidak melanggar petunjuk teknis (juknis).

  2. Pemberdayaan Lokal: Penggunaan singkong merupakan upaya untuk menyerap hasil tani lokal agar para petani di Karangnunggal mendapatkan dampak ekonomi langsung dari program MBG.

  3. Inisiatif Petani: Pihak dapur menerima penawaran langsung dari petani singkong setempat untuk memasok bahan baku pangan tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *